Puluhan Gram Sabu Dimusnahkan

POSO- Kejaksaan Negeri Poso memusnahkan ribuan butir pil THD serta puluhan gram narkotika jenis sabu-sabu dan ganja di halaman belakang kantor korps Adhyaksa itu Selasa (22/12) kemarin. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) kejari, Muh Rum Dahlan SH mengatakan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan itu milik para terdakwa yang vonis hukumannya sudah inkrah atau memiliki kekuatan hukum tetap.

Menariknya, jelang akhir tahun ini, babuk yang dimusnahkan adalah zat psikotropika alias narkotika saja. Mengapa demikian? berdasarkan data yang diperoleh dari Kejaksaan, jumlah kasus penyalahgunaan narkotika di kabupaten Poso terus menunjukkan peningkatan. Di kejaksaan negeri Poso sendiri, tahun 2015 tercatat ada 15 perkara yang sudah diputus oleh pengadilan negeri Poso. Sementara yang proses sidangnya tengah berjalan ada 5 perkara.

“Sebagian besar perkara narkotika ini pelakunya adalah wiraswasta disusul pelajar dan mahasiswa, bahkan ada pula oknum Polisi yang jadi terdakwanya,”kata Muh Rum Dahlan SH. Dalam catatannya, kenaikan jumlah kasus narkotika bisa dilihat dari perkara yang didakwa ke pengadilan. Tahun 2013 ada 6 perkara sementara tahun 2014 ada 11 perkara yang diajukan ke persidangan. Adapun tahun ini ada 20 perkara yang diajukan ke meja sidang.

Sebagian besar kasus ini adalah penggunaan narkotika jenis sabu-sabu. Sebelumnya kepala Badan Penanggulangan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Poso, Max Tungka menyebutkan, peredaran narkotika di kabupaten Poso sebagian besar dilakukan para pelaku lewat jalur darat.

Letak Poso yang berada di tengah jantung pulau Sulawesi membuat posisinya strategis sebagai perlintasan dari beberapa daerah seperti Makassar, Manado dan Luwuk serta Palu. Sebuah kasus peredaran narkotika yang besar pernah dituntut oleh kejaksaan adalah penangkapan seorang pengedar narkotika di desa Tagolu bernama Dulung, dengan barang bukti sebesar 7 gram. pelakunya kemudian di vonis 8 tahun setelah di tuntut jaksa selama 9 tahun. Para pelaku rata-rata dituntut melanggar UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika serta beberapa kasus lainnya adalah pelanggaran UU 36 tahun 2014 tentang kesehatan. SULTENGPOS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: