Perda Ternak Perlu Direvisi

Palu – Camat Mantikulore Moh Sabil Akbar mengaku sudah sering menyampaikan dan mensosialisasikan peraturan daerah penertiban hewan kepada masyarakat, maupun menyurati para lurah agar masyarakat pemilik hewan ternak tidak membiarkan peliharaannya berkeliaran di jalan raya.

“Kami sudah mengimbau pemilik ternak agar tidak melepas hewan ternaknya di jalan. Karena itu membahayakan pengendara motor. Sebaiknya hewan ternaknya dikandangkan. Namun, masyarakat masih banyak yang belum memahami peraturan tersebut,” katanya, Kamis (3/12/2015).

Camat Mantikulore, Moh Sabil Akbar. (Foto : Fikri Alihana)
Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap perda tersebut, menuntut pemerintah untuk meninjau kembali kembali tersebut.

“Perda tentang penertiban hewan ini sudah ada sejak tahun 2011. Namun peraturan itu sampai sekarang belum efektif. Sehingga pemilik ternak masih saja tidak mau tahu dengan adanya peraturan itu,” imbuhnya.

Menurutnya, pihak Kecamatan Mantikulore sudah berkordinasi dengan Dinas Peternakan Kota Palu. Namun, sampai saat ini belum ada respon dari dinas tersebut. Untuk itu kepada masyarakat diharapkan agar mengkandangkan hewan ternaknya.

“Kami berharap kepada dinas terkait agar mengambil tindakan tegas. Karena kami dari kecamatan hanya sekedar mengimbau saja,” pungkasnya.ms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: