RAPBD Donggala Naik Hingga Rp 28 Miliar

Donggala- Mendekati berakhirnya pelaksanaan APBD tahun 2015, Bupati Donggala, Kasman Lassa menyampaikan pidato pengantar nota keuangan RAPBD tahun 2016. Dalam pengantar nota keuangan tentang APBD Donggala tahun anggaran 2016, di ruang sidang utama DPRD Donggala, belum lama ini Bupati Kasman Lassa, mengungkapkan APBD Donggala mengalami kenaikan sebesar Rp 28 miliar rupiah.

“Sebelumnya APBD Donggala sebesar Rp 1 triliun 100 miliar. Tahun 2016 ini mengalami kenaikan sebesar 1 triliun 129 milyar. Naik sekitar 0,03 persen,” katanya.

Bupati menyebutkan, RAPBD tahun 2016 berdasarkan urusan wajib dan pilihan bertambah misalnya Dinas Pendidikan dan Pengajaran sebesar RP 44 miliar lebih, Dinas Kesehatan Rp 91 miliar, Dinas Pekerjaan Umum Rp 142 miliar lebih, dan bidang urusan pilihan bertambah seperti Dinas Pertanian dan Perternakan sebesar Rp 28 miliar lebih, Dinas Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 18 miliar lebih, Dinas Koperasi dan UKM, Perindrustrian dan Perdagangan sebesar Rp 22 miliar lebih.

Bupati juga mengatakan, berdasarkan mekanisme tentang keuangan daerah telah terjadi perubahan sistim pengelolaan adiministrasi keuangan daerah yaitu, dari yang berbasis kinerja ke sistim yang berdasarkan target pencapaian kinerja terukur berdasrkan bidang urusan pemerintahan daerah yang wajib dan pilihan.

Rapat paripurna itu dipimpin oleh Ketua DPRD Donggala, Moh Yasin, S.Sos dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Aidil Nur, didampingi asisten I dan II serta sejumlah kepala SKPD, kepala badan dilingkungan pemerintahan kabupaten Donggala.

Delapan Fraksi Umumnya Menerima

Menanggapi pidato pengantar nota keuangan Bupati Donggala, Kasman Lassa terkait RAPBD Donggala tahun 2016, delapan fraksi DPRD Donggala pada umumnya menerima pengantar nota keuangan tersebut.

Dalam paripurna pandangan umum fraksi yang digelar, Jumat (4/12/2015) lalu, kedelapan fraksi tersebut hanya meminta penjelasan bupati tentang kenaikan RAPBD 2016. Yang mengemuka misalnya, tentang perbandingan anggaran tahun sebelumnya serta tambahan sebesar Rp 28 miliar agar dijelaskan bersumber dari mana.

Kenaikan tersebut menjadi pertanyaan sejumlah fraksi seperti fraksi PKB dan PKS yang menilai beberapa poin dalam pengantar nota keuangan itu belum jelas.ms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: