pelaksanaan pilkada di rs anutapura diwarnai masalah

Meski telah disiapkan jauh-jauh hari pelaksanaan pilkada serentak hari ini masih di warnai dengan berbagai masalah. Salah satunya proses pencoblosan di rumah sakit umum anuta pura yang terkesan tidak sesuai prosedur, di lokasi ini hanya 25 orang yang memilih dari 300 orang yang sebelumnya terdata.
Pelaksanaan pencoblosan di rumah sakit anutapura palu di warnai sejumlah masalah. Pencoblosan baru di lakukan pada pukul 12. Siang. karena harus menunggu petugas pps kecamatan ulujadi. Meski petugas akhirnya tiba, proses pencoblosan di warnai protes oleh pasien dan keluarga yang tidak dapat memilih meski memiliki ktp.
Direktur rsud Anutapura/ dokter Farida menyatakan kecewa dengan penyelenggaraan pilkada kali ini pasalnya pihak pps hanya membolehkan warga kecamatan ulujadi untuk menyalurkan hak pilihnya.Farida mengaku saat ini ada kurang lebih 300 pasien yang harusnya dapat menyalurkan hak pilih di rumah sakit ini, dari jumlah 300 pasien, hanya 25 orang saja yang diberikan hak pilih.
Dari pantauan media, petugas pps mendatangi para pasien yang akan mencoblos, petugas hanya membawa kantong plastik yang digunakan untuk tempat surat suara pencoblosanpun dilakukan dengan terbuka. pencoblosan yang dilakukan di rumah sakit ini, hanya berlangsung selama 1 jam setelah petugas menghentikan .Belum ada konfirmasi resmi terkait hal ini dari pihak terkait .Selain pasien, sejumlah petugas medis pun tidak dapat mencoblos di rumah sakit ini.HER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: