KPU Poso Musnahkan 889 Kertas Suara

Poso – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, memusnahkan 889 lembar kertas surat suara yang dianggap tidak layak untuk dipergunakan dalam pilkada serentak pemilihan Gubernur/Wagub Sulteng dan Bupati/Wabub Poso, pada 9 Desember 2015.

Pemusnahan yang disaksikan oleh para Komisioner KPU Poso, Panitia Pengawas Pemilu dan pejabat Polres Poso itu dilakukan dengan cara membakar di halaman Kantor KPU Poso, Selasa, sesuai amanah Peraturan KPU No.6 Tahun 2015 tentang norma standar prosedur kebutuhan pengadaan dan pendistribusian logistik Pilkada.

Ketua KPU Poso Taufik Hidayat mengatakan seluruh kertas surat suara yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil sortir para petugas dan menemukan surat suara yang tidak layak dipakai.

“Hari ini kita bersama-sama dengan panwas dan petugas kepolisian melakukan pemusnahan terhadap ratusan kertas surat suara yang rusak dan tidak layak dipakai dalam pilkada serentak. Seluruhnya tidak bisa terpakai karena buram, robek dan tidak memiliki foto pasangan calon,” ujar Taufik Hidayat.

Surat suara yang dimusnahkan tersebut terdiri atas 211 kertas surat suara untuk pemilihan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dan 688 lembar surat suara untuk pemilihan calon Bupati-Wakil Bupati Poso.

Pada pilkada ini, KPU Poso menerima sebanyak 161.742 lembar surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dan jumlah yang sama untuk pilbub/wabub setempat.

KPU Poso mencatat Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 157.567 dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) berjumlah 481 lokasi.

Kapolres Poso AKBP Ronny Suseno saat berkunjung di Kantor KPU Poso, Selasa, juga menegaskan bahwa pengamanan Pilkada Poso telah siap dan situasi di seluruh wilayah Poso kondusif untuk penyelenggaraan pilkada.

Warga Poso akan memilih gubernur/wagub di antara dua pasang kandidat yakni Rusdy Mastura/Ihwan Datu Adam dan Longki Djanggola/Sudarto serta memilih bupati/wabub Poso yang diikuti empat pasangan calon yakni Amdjad Lawasa/Maxnover Kaiya, Frani Djaru`u/Abdul Gani, Wirabumi Kaluti/Krisna Jaya dan Darmin Sigilipu/Toto Syamsuri. ANT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: