Pemilih Pemula Mudah Dipengaruhi

Donggala – Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sulteng, Zainal, SPd.I mengatakan, pemilih pemula di Kabupaten Donggala menjadi target untuk dipengaruhi oleh partai politik atau calon gubernur dan wakil gubernur karena dianggap belum memiliki pengalaman voting pada pemilu sebelumnya.

Hal itu dia katakan saat menggelar talk show tentang partisipasi pemilih dan pemilih pemula pada pilkada gubernur dan wakil gubernur 9 Desember 2015 mendatang. Menurutnya, pemilih pemula berada pada sikap dan pilhan politik yang belum jelas.

Talk show dilaksanakan Jumat (4/12/2015) di Radio Swara Donggala, Jalan Lanta, Kelurahan Gunung Bale, Banawa, dengan tema peningkatan partisipasi pemilih dan pemilih pemula pada pemilukada Gubernur dan wakil Gubernur di Kabupaten Donggala mewujudkan pemilukada yang bersih dan berkualitas.

Hadir dalam talk show itu sebagai narasumber, Divisi Teknis KPUD Donggala, Taskir Sulaiman, dan Devisi Logistik, Nawir Pagessa, serta Ketua Panwasli Kabupaten Donggala, Moh Rifki.

Koordinator JPPR Sulteng, Zainal, SPd. I mengatakan, talk show ini bertujuan mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Donggala untuk berpartisipasi bersama-sama penyelenggara pemilukada meningkatan partisipasi dalam Pemilukada Gubernur 09 Desember 2015 mendatang.

Program JPPR ini kata dia, sebagai bentuk pendidikan demokrasi bagi pemilih, serta untuk memastikan pemilih tersebut sudah terdaftar di DPT.

“Talk show ini bertujuan agar kita dapat mengetahui tingkat kesadaran masyarakat sebagai pemilih dalam Pilkada Gubernur,” kata Zainal.

Menurutnya, talk show di radio sangat bermanfaat bagi pemilih. Para narasumber juga dapat memaparkan konsep-konsep dasar demokrasi dan memberikan pembelajaran yang konkret yaitu pengalaman-pengalaman nyata, sehingga pemilih dan generasi muda di kabupaten donggala, mampu sebagai obyek juga subyek dalam mengaktualisasikan budaya berpolitik yang terpuji.

“Talk show akan memberikan sumbangan yang baik terhadap stakeholder ,sebagai pemilih dan dapat mengidentifikasi apa mereka sudah terdaftar di DPT. Kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi di Kabupaten Donggala dalam rangka perbaikan pembelajaran berbasis pendidikan demokrasi,” pungkasnya.

Dia berharap agar pemerintah daerah Kabupaten Donggala bisa menerima masukan dari hasil talk show ini untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk pengembangan pendidikan demokrasi bagi generasi muda di Kabupaten Donggala.

“Pemilih pemula yang baru memasuki usia hak pilih belum memiliki jangkauan politik yang luas untuk menentukan kemana mereka harus memilih. Sehingga, terkadang apa yang mereka pilih tidak sesuai dengan yang diharapkan. Alasan ini yang menyebabkan pemilih pemula sangat rawan untuk dipengaruhi dan didekati dengan pendekatan materi politik kepentingan partai-partai politik,” ujar Zainal.

Ketidaktahuan dalam soal politik praktis, terlebih dengan pilihan-pilihan dalam pemilu atau pilkada ungkap Zainal, membuat pemilih pemula sering tidak berpikir rasional dan lebih memikirkan kepentingan jangka pendek.

“Pemilih pemula sering hanya dimanfaatkan oleh partai politik dan politisi untuk kepentingan politiknya,” ungkapnya.

Dia berpendapat, secara psikologis di wilayah Kabupaten Donggala masih sangat banyak remaja bahkan orang dewasa yang belum mampu sepenuhnya mencapai kematangan secara psikologis. Sehingga emosinya masih kurang stabil dan masih mudah terpengaruh dan goyah pendiriannya.

“Disinilah perlunya menyosialisasikan kesadaran politik bagi pemilih pemula sehingga bangunan berdemokrasi sejak awal mereka sentuh menjadi awal yang baik dengan kesadaran yang mereka miliki. Kiranya melalui talk show ini generasi muda di Kabupaten Donggala dapat menjadi pemuda pelopor pembanguan yang berkarakter politik humanis, toleran dan cerdas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslih Kabupaten Donggala, Moh Fikri pada kesempatan talk show itu mengajak seluruh elemen masyarakat di Donggala untuk berpartisipasi dan mengawasi pelaksanaan pilkada, agar pilkada Gubernur dan wakil Gubernur Sulteng melahirkan pemimpin yang bisa membawa Sulteng menjadi lebih baik.

“Satu suara sangat penting untuk masa depan Sulteng. Mari kita gunakan hak pilih dengan benar, pastikan nama Anda sudah terdaftar dalam DPT,” pesanya.MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: