KPUD Parmout Distibusikan Logistik

PARMOUT- KPUD Parmout melakukan tahapan pendistribusian logistik ke 23 Kecamatan, dalam rangka pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng yang tinggal beberapa hari lagi akan dilaksanakan.

Hal itu diungkapkan Divisi Logistik KPUD Parmout, Zainudin yang ditemui Sulteng Post diruang kerjanya, Minggu (6/11).
Dia mengatakan, penyaluran logistik pilkada untuk Kabupaten Parmout yang dilakukan pihaknya dilakukan menjadi dua tahapan. Tahapan pertama, pihaknya medistibusikan logistik untuk sejumlah TPS yang berada di wilayah utara Kabupaten, mulai dari Kecamatan Siniu hingga Kecamatan Moutong pada Sabtu (5/11).

Kemudian kata dia, tahapan kedua pada Minggu (6/11) dilakukan lagi pendistribusian logistik diwilayah selatan Kabupaten, mulai dari ex Parigi, Torue, Balinggi dan Sausu.”Tahap pertama pelepasan pendistibusian yang kami lakukan, dipantau langsung pihak Panwas, Kepolisian dan Kejakasaan Parigi di kantor KPUD Parmout,” ujarnya.

Menurut dia, guna menjaga keamanan pada proses pendistribusian, truk yang mengangkut logistik dikawal oleh pihak kepolisian serta staf KPUD Parmout, yang nantinya saat tiba disetiap kecamatan bertugas melakukan penghitungan kembali dan mengecek logistik yang diserahkan. Hal itu dilakukan, guna mengantisipasi kekurangan logistik.

Dia menjelaskan, logistik yang didistribusikan untuk keperluan tahapan pungut hitung pada 9 Desember 2015 tersebut, kepada 799 TPS yang tersebar di wilayah Kabupaten Parmout. Namun, sebelumnya akan disimpan di kantor kecamatan masing-masing wilayah, dan pada tanggal 7-8 Desember akan didistribusikan ke TPS.

“Kalau untuk kecamatan yang memiliki daerah terpencil, pendistribusiannya juga sudah dilakukan mulai tanggal 7 Desember. Mengingat cuaca yang tidak bersahabat saat ini dan jarak yang terbilang jauh,” jelasnya.

Dia menambahkan, logistik yang didistribusikan pihaknya yakni, surat suara sebanyak jumlah DPT ditambah cadangan masing-masing wilayah, kotak suara sebanyak 868 unit, bilik suara 1.598 unit, serta alat kelengkapan lainnya.”Kotak suara satu untuk setiap TPS dan tiga unit untuk PPK. Sementara bilik suara, dua unit untuk masing-masing TPS,” kata dia.

Dia berharap, pihak penyelenggara disetiap kecamatan dapat lebih profesional dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, harus lebih teliti, dan yang paling terpenting yakni memiliki integritas serta tidak mencederai demokrasi, hanya karena kepentingan-kepentingan.SULTENGPOS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: