Pemkot Palu Diminta Maksimalkan Tiga Sumber Pajak

Palu – Pemerintah Kota Palu diminta untuk memaksimalkan pengelolaan dan pemanfaatan tiga sumber pajak di daerah tersebut demi kepentingan pembangunan.

Anggota Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Kota Palu Hamsir mengemukakan di Palu, Senin, tiga sumber potensi pajak itu yakni pajak sarang burung walet, pajak air bawah tanah serta pajak rumah kos-kosan.

Menurut dia, dua sumber pajak tersebut hingga saat ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh Pemerintah Kota Palu untuk kepentingan pembangunan.

Menureut dia, sudah cukup banyak usaha sarang burung walet yang dimiliki oleh masyarakat tetapi pemerintah belum mampu menarik pendapatan yang maksimal dari potensi itu.

“Belum termanfaatkan dengan baik dua sumber pajak tersebut,” kata Hamsir, Senin.

Demikian pula dengan potensi pajak rumah kos dan air bawah tanah padahal jumlah rumah kos di Kota Palu kurang lebih 300 unit yang setiap unitnya memiliki kamar melebihi sepuluh kamar.

Begipula dengan air bawah tanah yang dipergunakan oleh investor untuk pemenuhan kebetuhan air di hotel.

“Kita belum mampu memanfaatkan potensi-potensi tersebut untuk kepentingan pembangunan,” ujar politisi Hanura itu.

Menurut dia, jika potensi-potensi tersebut termanfaatkan dengan baik, maka dapat memberikan dampak terhadap peningkatan PAD dan APBD Kota Palu, yang dapat termanfaatkan untuk pembangunan daerah.

Desakan kepada Pemkot Palu juga muncul dari Anggota Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Kota Palu, Muhammad J Wartabone, yang meminta Pemkot Palu untuk meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan pajak dan retribusi parkir.

“Pendapatan kita banyak ditopang dari sektor perparkiran baik pajak atau retribusi. olehnya hal itu harus di kelola dan digenjot untuk peningkatan PAD Palu,” sebutnya. ant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: