Kapolri dan Panglima TNI Cek Pasukan di Poso

Poso – Pihak aparat keamanan sangat optimis kalau dalam operasi keamanan dengan sandi Camar Maleo 4 tahun 2015 ini akan dapat menumpas gerakan kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso alias Abu Warda.

Pernyataan ini disampaikan langsung Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, menjawab pertanyaan sejumlah awak media, saat melakukan kunjungan kerja di Poso, Selasa-Rabu (16-17/11/2015). Dimana dalam kunjungan di Poso kali ini, Kapolri turut serta di dampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Selain menyatakan rasa optimisnya akan operasi keamanan dalam rangka meredam berbagai aksi kelompok MIT. Mantan Kapolda Sulteng ini menegaskan, kalau kunjungannya ke Poso juga dalam rangka melakukan pengecekan serta melakukan evaluasi tergadap operasi yang dilaksanakan di Poso.

Menariknya, walaupun keberadaan MIT pimpinan Santoso masih eksis keberadaannya di wilayah Poso, namun Kapolri menyatakan kalau operasi yang dilaksanakan hingga pada tahap Camar Maleo 4 ini sudah banyak kemajuan yang dicapai.

“Yang jelas sudah banyak kemajuan,” ungkap Kapolri, tanpa menjelaskan berbagai kemajuan yang dimaksudkan di Mapolres Poso.

Saat disinggung jumlah kekuatan personil yang dilibatkan dalam opersi kali ini, termasuk jumlah masing masing satuan baik TNI maupun Polri, Badrodin tidak menjelaskan secara rinci jumlah personil yang terlibat.

Namun demikian, Kapolri mengakui adanya keterlibatan pihak TNI dalam operasi Camar Maleo 4 yang rencananya akan selesai hingga tanggal 9 Januari tahun 2016.

“Memang pasukan dari TNI yang terlibat dalam operasi ini. Selain terlibat dalam dalam operasi keamanan pasukan dari TNI yang ada di Poso juga melakukan Bakti Sosial serta pembinaan kepada masyarakat,” terang Kapolri.

Masih keterlibatan pihak TNI dalam operasi ini, kata Kapolri ada sekitar 6 hingga 7 unit. Dimana setiap unit terdapat 10 personil TNI.

Namun kembali Kapolri menegaskan, selain yang terlibat dalam unit-unit yang tergabung dalam operasi perburuan kelompok sipil MIT, keberadaan pihak TNI lebih banyak dalam kegiatan yang sifatnya kegiatan sosial kemasyarakatan serta pembinaan kepada masyarakat.

Sementara itu Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang dimintai keterangan sejumlah media mengatakan, kalau dirinya tak bisa berkomentar.

“Nanti sama pak Kapolri saja ya yang menjelaskan,” katanya.MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: