Kawasan Tanpa Rokok Masih Banyak Warga tak Patuh

PALU-Masih banyak warga di Palu, yang tak patuh dengan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Walaupun telah terpampang jelas imbauan bebas asap rokok, masih saja terlihat beberapa warga yang merokok ditempat umum .

Kepala seksi pengendalian penyakit Dinkes Kota Palu, Gunawan mengatakan berdasarkan hasil evaluasi tim satgas anti rokok yang melakukan razia di tujuh kawasan, masih banyak ditemukan para perokok yang tidak taat terhadap Perda KTR. Hal itu terlihat masih banyak ditemukan para perokok yang merokok ditempat umum.

“Dari razia itu ditemukan bahwa masih ada ditemukan asbak maupun masyarakat yang merokok ditempat umum, selain di SKPD, banyak juga ditemukan peroko di pusat kesehatan atau puskesmas,” katanya
Sementara itu tingkat kepatuhan pimpinan kantor dan SKPD dinilai masih rendah. Hal ini terlihat saat dilakukan razia, kebanyakan dari mereka mengatakan sudah menerima salinan Perda KTR yang diberikan oleh Pemkot.

Namun tidak ada inisiatif untuk menjalankan apa yang tertera dari isi surat tersebut. Sehingga kata Gunawan surat itu masih sebatas konsumsi pribadi, sehingga perokok masih ada yang melanggar dan tidak patuh.

“Dengan seringnya dilakukan razia, kami berharap masyarakat maupun perokok tidak lagi ditemukan melanggar, minimal perokok dapat menghargai orang disekitarnya akan bahaya paparan asap rokok bagi kesehatan yang menghirupnya,” harapnya

Selama ini berdasarkan hasil pengawasan dan monitoring pelaksanaan razia dan Tindak Pidana Ringan (Tipiring), yakni masih banyak masyarakat Kota Palu yang belum mengetahui tentang kawasan KTR,
Menurutnya kedepan pihaknya akan terus menyosialisasikan kawasan KTR di 46 kelurahan di Kota Palu. Sehingga terjadi peningkatan kesadaran terhadap kawasan KTR bagi masyarakat. Selain itu menurutnya perlu dibuatkan kawasan percontohan tentang Perda No 3 Tahun 2015 di tempat umum serta perlu dibuatkan juga papan tanda pengenal tentang KTR.

“Untuk atribut sidak belum lengkap akan jadi masukan. Selain itu, untuk mendukung pelaksanaan oprasional Tipiring, Satpol PP akan pengadaan mobil untuk sidang tipiring agar memudahkan akses tempat pada pelaksaan tipiring sesaui di tujuh kawasan KTR,” jelasnya

Diwacanakan akan dibuat tempat bagi prokok di area Kantor Walikota, yang mana tempat tersebut berukuran 4 meter persegi tanpa kursi, tanpa atap dan tanpa dinding, dikhususkan bagi perokok.

Hal ini akan tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwali) Tentang KTR yang saat ini sementara digodok. Tak hanya itu, untuk diarea bermain anak, akan dibuat lingkaran merah yang bagi pengunjung perokok, tidak bisa merokok dilingkaran itu dan harus berada diluar lingkaran tersebut.sultengpos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: