Penari Kolosanl Sail Tomini Terima Honor

PARMOUT-Setelah menanti beberapa bulan lamanya, akhirnya honor para penari kolosal yang ikut memeriahkan pelaksanaan Sail Tomini pada tanggal 19 September kemarin diberikan oleh Dinas Kepemudaaan, Olahraga, Budayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Parmout . Pemberikan honor kepada kurang lebih 1000 penari tersebut diberikan langsung Bupati Parmout, H. Samsurizal Tombolotutu di gedung audiotorium kantor Bupati, Sabtu (14/11).

Bupati Parmout, H. Samsurizal Tombolotutu dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi bentuk dukungan siswa-siswi di Kabupaten Parmout dalam perhelatan event nasional berskala internasional Sail Tomini kemarin, dengan ikut berpartisipasi pada tarian kolosal. Bahkan, suksesnya pelaksanaan Sail Tomini kemarin, juga tidak terlepas dari peran serta para siswa dari sejumlah sekolah di Kota Parigi tersebut.

Menurut dia, pada tahun 2016 mendatang Kabupaten Parmout akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Sulteng. Dalam kegiatan itu, pastinya masih membutuhkan dukungan dan partisipasi pada siswa dan siswi untuk ikut memeriahkan kegiatan tersebut.

“Kami harapkan adik-adik, masih mau ikut berpartisipasi dalam event-event lainnya yang direncanakan akan dilakukan di Kabupaten Parmout,” kata dia.

Sementara itu Koordinator Lapangan tari massal Sail Tomini mengatakan, dana yang diberikan kepada para peserta tari kolosal tersebut lebih tepatnya merupakan pengganti uang transport para siswa-siswi selama mengikuti pelatihal pra Sail Tomini kemarin.

Menurut dia, anggaran yang diberikan kepada para peserta penari masing-masing sebesar Rp500 ribu kepada kurang lebih 1000 orang penari merupakan anggaran yang berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Bukan hanya uang pengganti transport yang kami berikan, tetapi juga pemberian piagam kepada para siswa yang telah berpartisipasi,” tuturnya.

Perlu diketahui kata dia, khusus pada pegelaran tari puncak Sail Tomini mendapatkan apresiasi yang sedemikian besar dari pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal itu dapat dibuktikan dengan berbagai upaya dan penghargaan yang telah diberikan untuk anak-anak Parmout. Selain penyediaan kostum dan menghadirkan pelatih, pihak kementerian juga memberikan subsidi bagi siswa yang kehilangan Handphone pada saat latihan.MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: