UMK Palu 2016 Rp1,9 Juta

Palu – Upah Minimum Kota (UMK) Palu senilai Rp1,9 Juta, yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan akan diberlakukan pada tahun 2016.

Kepala Bidang Industrial dan Hubungan Kerja Dinsosnaker Kota Palu, Maswati, Kamis, mengatakan, terjadi peningkatan nilai UMK, yang akan diterapkan pada 2016, jika dibandingkan dengan nilai UMK 2015 sebesar Rp1,6 Juta.

Kata dia, saat ini Dinsosnaker Kota Palu menunggu adanya rekomendasi dari Gubenur Sulteng, yang nantinya akan diteruskan kepada seluruh pelaku usaha untuk menjalankan keputusan dewan pengupahan Provinsi Sulawesi Tengah atas UMK dengan nilai Rp1,9 Juta.

“Nilai UMK telah disepakati oleh dewan pengupahan senilai Rp1,9 juta, yang saat ini tinggal menunggu rekomendasi dari gubenur untuk penerapan,” katanya.

Dia menyebutkan, jika UMK dengan nilai tersebut tidak dipatuhi oleh perusahaan atau pelaku usaha, maka pelaku usaha dapat dikenakan sanksi.

“Jika ada perusahaan atau pelaku usaha yang enggan melakukan pembayaran, maka hal itu dapat dilaporkan kepada Dinsosnaker untuk ditindak lanjuti,” katanya.

Dia menambahkan, dalam penentuan UMK oleh dewan pengupahan tidak mengesampingkan saran atau masukan dari pelaku usaha.

Bahkan kata dia, penetapan UMK telah disepakati oleh pelaku usaha, sehingga tidak ada alasan pelaku usaha untuk tidak menerapkan upah tersebut.

Terkait hal itu Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan dan Kesra DPRD Kota Palu, Danawira Asri menegaskan perusahaan wajib memperhatikan dan melindungi serta mensejahterakan buruh atau karyawannya.

Politisi Partai Amanat Nasional itu menyebut, tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak melakukan pembayaran gaji kepada karyawan sesuai UMK.MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: