Penjagaan ekstra Ketat, Demi Kelestarian Hutan

SIGI-Terkait maraknya penebangan liar di Wilayah Provinsi Sulteng, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sigi gencar melakukan pengawasan kelestarian hutan di wilayahnya dengan menempatkan sebanyak tiga pos penjagaan yang bertujuan untuk meminimalisir terjadinya penebangan liar.

Tak bisa dipungkiri lagi, penebangan pohon liar di Sulteng khususnya di Kabupaten Sigi masih banyak ditemui, tentunya pengaruh ini sangat berbahaya. Selain berakibat mengganggu ekosistem pada lingkungan, penebangan liar yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggungjawab juga dapat merusak kelestarian hutan itu sendiri.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sigi, Ir Andi Aco Msi mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan ekstra ketat demi kelestarian hutan yang menjadi kawasan hutan produksi.

“Saat ini untuk melakukan pengawasan hutan di Kabupaten Sigi, kami telah menempatkan sebanyak tiga pos pengawasan peredaran hasil hutan yang ilegal,” ungkapnya belum lama ini.

Lanjut dia berkata, tiga titik pos pengawasan itu ditempatkan di wilayah Rampadende, Sidondo dan Ranolomba.
Masing-masing pos juga ditempatkan beberapa anggota Polisi Hutan (Polhut), ia juga menginstrusikan kepada yang bertugas untuk mengawasi dan segera melaporkan jika ada suebuah peristiwa atau hal-hal yang merusak kelestarian hutan, misalnya penebangan pohon liar dan kebakaran.

“Alhamdulilah, dengan diterapkannya program pengawasan ini, angka terjadinya penebangan liar di Kabupaten Sigi bisa diantisipasi dan terbilang menurun di setiap tahunnya,” tuturnya.

Dia mencontohkan, tahun sebelumnya yaitu tahun 2014 itu, berdasarkan hasil operasi Dinas Kehutanan terdapat peredaran kayu ilegal sekitar 20-an kubik.

“Kalau dibandingkan dengan tahun ini (2015), dari hasil operasi, itu terbilang menurun, terdapat kurang lebih sekitar delapan kubik kayu ilegal,” tuturnya.SULTENGPOS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: