KPID Laporkan 207 LP ke Polda Sulteng

PALU-Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulteng telah melaporkan 207 Lembaga Penyiaran (LP) ke Polda Sulteng, hal itu dilakukan karena disinyalir ke 207 LP tersebut tidak mengontongi izin penyiaran.

Laporan itu dilayangkan oleh KPID Sulteng pada Senin, 2 November 2015 kemarin. Dalam surat tersebut, KPID Sulteng meminta kepada Polda Sulteng agar ke 207 LP itu segera ditertibkan, mengingat ke 207 LP itu selain tidak mengantongi izin siar, juga kerap kali menayangkan siaran yang melanggar standar penyiaran atau P3SP.

“Ia betul kami telah melayangkan surat ke Polda Sulteng, sebanyak 207 Lembaga Penyiaran yang kami laporkan karena tidak mengantongi izin siar diminta segera ditertibkan,” kata Ketua KPID Sulteng, Andi Madukelleng membenarkan adanya laporan tersebut, lewat telpon kepada media ini, Kamis (12/11).

Bukan hanya itu, KPID Sulteng juga mengkhawatirkan terjadinya kecemburuan sosial antar sesama pemilik LP jika hal itu tidak segera ditertibkan.

“Kami juga mengkhawatirkan adanya kecemburuan sosial antar pengusahan LP, karena yang satunya mengantongi izin siar, sementara yang lainnya tidak mengantongi izin siar, namun bebas menjalankan usahanya itu. Hal itu sudah sering terjadi, bahkan baru-baru ini saya terpaksa jadi saksi ahli terkait persoalan itu,” ungkap Andi Madukelleng.

Mantan Dekan FISIP Untad ini melanjutkan, jika ini juga merupakan langkah untuk mengantisipasi rangkaian Pilkada, mengingat berita, iklan dan sosialisasi Pilkada hanya diperbolehkan ditayangkan oleh LP yang sudah mengantongi izin siar.SULTENGPOS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: