Dishubkominfo Sulit Penuhi Target PAD

PALU-Sebagai salah satu instansi penyumbang PAD yang masuk jajaran empat besar bagi Pemkab Poso, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Poso mengeluhkan jika pada tahun 2015 ini, dinas yang dinakhodai Syahrul Naser ini akan sulit mencapai target PAD seperti beberapa tahun sebelumnya.

Dikatakan Syahrul melalui Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat, Joko Siswanto, tidak tercapainya PAD untuk tahun 2015 bukan tanpa alasan. Kendala utama adalah karena selama dua tahun terakhir ini, banyak pembangunan infrastruktur jalan yang melintas di wilayah Poso.

Masih kata Joko, dalam pembangunan infrastruktur jalan itu banyak diberlakukann sistem buka tutup.
“contoh perbaikan ruas jalan Poso-Tentena serta ruas jalan Poso-Taripa, karena berlaku sistim buka tutup, maka banyak pengguna kendaraan yang mangalihkan rute perjalanan tidak melalui jalan yang melintas Kabupaten Poso, tapi beralih melalui rute Palu-Mamuju-Sulsel,” katanya.

Padahal kata Joko, selama ini Dishukominfo Poso banyak mendapat masukan PAD yang berasal dari pajak atau retribusi parkir serta jasa terminal.

“Otomatis dengan kurangnya volume kendaraan yang melintas di wilayah Poso, maka PAD kita tahun ini agak sulit mencapai target. Padahal sebagai zona transit sector jasa seperti retribusi parkir dan jasa terminal merupakan pemasuk PAD yang cukup signifikan bagi Dishubkominfo Poso selama ini,” ungkap sosok yang akrab disapa Mas Joko ini, saat ditemui di ruang kerjanya kemarin. (11/11).

Lebih jauh Joko mengatakan, sebenarnya untuk target PAD Dishubkominfo Kabupaten Poso tahun 2015 ini sebesar Rp 1.348.200.000,00. Namun, terhitung akhir Oktober 2015 lalu, sudah terealisasi Rp 1. 097.141.564,00 atau sekitar 81,38%.
“Semoga sisa waktu dua bulan terakhir ini, kita bisa mencapai realisasi hingga 90 an persen dan kalau bisa mencapai 100 persen,” tegas Joko.

Joko menguraikan, sumber PAD yang dikelola pihak Dishubkominfo Poso selama ini antara lain, untuk retribusi jasa umum mencakup, retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum, pemanfaatan ruang untuk menara telekomunikasi LRA serta retribusi pengujian kendaraan bermotor.

Sementara untuk retribusi jasa usaha antara lain, retribusi pasar/pertokoan yang dikontrakkan, retribusi terminal-tempat parkir untuk kendaraan penumpang dan bus umum, retribusi terminal-tempat kegiatan usaha, retribusi pelayanan kepelabuhan serta retribusi penyebrangan orang.SULTENGPOS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: