Bisnis Ojek Online Hadir di Kota Palu

Palu – Bisnis ojek online yang marak di kota besar seperti Ibukota Jakarta, kini hadir di Kota Palu. Pencetusnya, Iwan Mokodompit mendirikan bisnis baru di Kota Palu ini dengan tujuan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan jasa antar-jemput dan kurir, serta mendorong penghasilan bagi pengojek.

Jika di ibukota sistem ojek online berbasis aplikasi yang bisa diakses melalui smartphone, lain halnya dengan ojek online yang diberi nama “OJEKU” ini. OJEKU menerima layanan ojek melalui operator telepon dan Blackberry Messenger (BBM).

Pemilik usaha, Iwan Mokodompit mengatakan sejumlah pengojek di Kota Palu juga mendukung usahanya tersebut. Bahkan sejumlah pangkalan ojek berencana akan melakukan kerja sama dengan OJEKU yang baru berdiri sekitar sebulan itu.

Iwan membangun usahanya tersebut dengan bermodalkan Rp 3 juta, dan mempekerjakan sejumlah pegawai yang direkrut dari kalangan mahasiswa maupun karyawan swasta.

“Modal awal Rp 3 juta. Keuntungannya ojek-ojek senang gajinya dari pegawai. Targetku untuk satu hari Rp 100 ribu, kali 30 hari Rp 3 juta,” katanya.

Dia menerapkan sistem bagi hasil dengan para pengojek yang bergabung dengan usahanya. Bagi para pengojek akan mendapatkan 80 persen dan Iwan sebagai pemilik usaha 20 persen dari hasil yang didapatkan.

“Ojek anter 80 (persen) sy 20, jadi sama sama senang,” tambah Iwan.

Selain jasa antar jemput ojek, OJEKU juga melayani jasa kurir.

“Untuk antar makanan, tergantung belanja kalau banyak yang dibelanjakan menambah biaya tariff mungkin Rp 5 ribu atau Rp 10 ribu,” ungkap dia.

Saat ini, OJEKU mempekerjakan karyawan sebanyak 5 orang pegawai dan 1 orang operator.

“Kantornya di rumahku sendiri.”

“Nambah karyawan 5 orang perempuan, 5 orang laki laki tahun depan,” kata dia.

“Harapanku lebih aktif lagi, ini tanggung jawabku karena ini akan lebih praktis. Makanya saya berani mengambil usaha ini,” kata Iwan.

Dari lima 5 orang karyawannya, 2 orang perempuan dan 3 orang laki-laki, salah satunya ibu rumah tangga.

“Mungkin nanti saya akan menarik ojek sini,” tambahnya.

Sementara untuk pengguna jasa OJEKU, kata dia, setiap hari makin banyak.

“Masuk ke operator dan BBM. Setiap order langsung datang (pengojek),”katanya.

Untuk tarif, Iwan mengatakan tujuan jasa antar ojek paling jauh Rp 20 ribu dan paling dekat 10 ribu.

Dia juga berniat mengembangkan usahanya.

“Niatan pakai aplikasi. Sy sediakan helm jaket dan masker,” ungkap Iwan menerangkan perlengkapan yang disediakan untuk para pengojek di OJEKU saat ini.

“Kendala sampai sekarang belum ada. Ada berapa pangkalan yang sudah tahu, niatan bekerja sama, saya akan membantu orang-orang yang tidak ada kerja, baru orang-orang asli ojek,” ungkapnya.MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: