Akhirnya Poso Dapat Izin Pengolahan Ebony

POSO-Kabar gembira bagi pelaku dan pengusaha kayu yang ada di Kabupaten Poso, menyusul akan diterbitkannya surat izin pengolahan kayu hitam (Ebony) di daerah Kabupaten Poso. Informasi tentang bakal terbitnya surat izin pengolahan Ebony itu disampaikan Ketua Asosiasi Pengrajin Kayu Hitam Kabupaten Poso, Erens Rampalino saat dihubungi via telephon Rabu (11/11) kemarin.

Menurutnya, Kementerian Kehutanan saat ini tengah mempersiapkan proses penerbitan izin pengolahan Ebony di Kabupaten Poso yang sejak tahun 2009 tidak beredar lagi di Poso. “Patut disyukuri karena kayu Ebony yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Poso saat ini bisa kembali dikelola. Karena pihak Kementerian Kehutanan saat ini sedang memproses keluarnya izin tersebut. Terakhir kali Poso memiliki izin itu pada tahun 2009. Jadi dalam enam tahun terakhir, pengolahan Ebony tidak lagi diperbolehkan di wilayah ini,” jelas Erens.

Menurut Erens, proses keluarnya izin diperkirakan akan diterbitkan pada Desember 2015 mendatang. “Paling lambat Bulan Desember izinnya sudah keluar. Dinas Kehutanan Poso juga akan diundang ke Kementerian Kehutanan untuk proses keluarnya izin tersebut,” ujar Erens.

Dengan adanya surat izin dari Kementrian Kehutanan ini maka seluruh kayu hitam yang ada di Kabupaten Poso kedepan tidak perlu lagi dikirim keluar daerah. “Banyak potensi alam kita yang terkadang dibawa keluar daerah hanya karena tidak bisa dikelola. Dengan adanya izin ini, maka daerah memiliki kewenangan sepenuhnya untuk mengolah hasil hutan kita seperti Ebony ini,” timpalnya.

Selain itu menurutnya, dengan keluarnya izin pengolahan Ebony ini, maka Pemkab Poso juga dapat melakukan pungutan iuran yang bisa menambah pundi pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Pasalnya selama ini Pemerintah Kabupaten Poso belum bisa melakukan pungutan iuran Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena belum adanya izin pengolahan kayu hitam di Kabupaten Poso. Jelas kalau sudah di keluarkan surat izin dari Kementrian Kehutanan, maka Pemda akan melakukan pungutan iuran Pendapatan Asli Daerah. Dan ini bisa menjadi salah satu sumber andalan PAD bagi daerah ini,” pungkas Erens kepada Poso Raya .SULTENGPOS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: