Dinkes: Warga Palu Terinfeksi Rabies Nihil

Palu – Pihak Dinas Kesehatan Kota Palu mengatakan hingga kini warga yang digigit anjing, kucing dan kera yang posisif terinfeksi rabies masih nihil.

“Selama Januari-Oktober 2015, belum ada satupun dari sejumlah kasus gigitan anjing yang positif terinfeksi rabies,” kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Palu Gunawan, Selasa.

Gunawan mengatakan selama kurun tersebut tercatat 82 kasus gigitan anjing dan terbanyak dilayani di Puskesmas Petobo (25) kasus, Birobuli (18) kasus dan Singgani (16) kasus, sisanya tersebar di puskesmas lainnya di Kota Palu.

“Semua korban gigitan anjing negatif rabies,” kata dia.

Dengan begitu dapat dipastikan pemerintah dalam hal ini semua instansi terkait, termasuk Dinas Peternakan provinsi dan kabupaten/kota bersama-sama Dinas Kesehatan setempat benar-benar memberikan perhatian serius terhadap penyebaran rabies.

“Dan bukan hanya rabies, tetapi semua penyakit mendapat perhatian serta penanganan serius pemerintah,” katanya.

Gunawan juga menjelaskan ciri-ciri orang yang berpotensi rabies adalah bila digigit di bagian perut. Kalau hanya di bagian kaki biasanya anjing itu tidak rabies.

Karena itu, masyarakat tidak perlu terlalu cemas jika digigit binatang seperti anjing, kera atau kucing, sebab belum tentu rabies.

Selain itu, kata dia, dalam rangka mengantisipasi penyakit anjing gila, Dinas Peternakan Provinsi Sulteng dan kabupaten/kota gencar melaksanakan vaksinasi.

Petugas Dinas Kesehatan turun langsung ke lapangan dan mengvaksinasi anjing, kucing atau kera peliharaan warga.

Warga juga bisa datang langsung ke Dinas Peternakan untuk melalukan vaksin rabies terhadap ternak peliharaannya. ant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: