Kadisnakertrans: Tenaga Kerja Tidak Nikmati Pertumbuhan Ekonomi

Palu – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulteng Abdul Razak mengatakan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah selama triwulan III-2015 sebesar 15,08 persen dibanding periode yang sama pada 2014 tidak dinikmati seluruhnya oleh tenaga kerja.

“Memang kita tumbuh dalam ekonomi, tetapi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami kenaikan sebesar 4,10 persen,” katanya di Palu, Senin.

Razak mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulteng berbanding terbalik dengan penyerapan tenaga kerja.

Data dari Disnakertrans menunjukkan bahwa mayoritas tenaga kerja bekerja di sektor informal yakni hampir mencapai angka 50 persen.

Hal tersebut dikarenakan tinggkat pendidikan sebagian besar hanya tamatan Sekolah Dasar sehingga ia berharap agar ada upaya lintas SKPD untuk bisa menyiapkan lapangan pekerjaan bagi mereka.

“Ini bukan hanya tugas Disnakertrans tetapi SKPD yang lain juga mempunyai tanggung jawab untuk itu, seperti Dinas Pendidikan yang mengalokasi anggaran 20 persen untuk pendidikan,” ungkapnya.

Sebelumnya BPS Sulteng merilis Ekonomi Sulteng TW III-2015 terhadap TW III-2014 tumbuh 15,08 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 65,82 persen.

Sementara itu, ekonomi Sulteng TW III-2015 terhadap TW II-2015 tumbuh sebesar 4,24 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan itu disebabkan oleh Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian yang tumbuh 16,83 persen.

Hal yang sama juga terjadi pada perbandingan TW I-III 2015 terhadap TW I-III 2014 tumbuh 15,84 persen.

Sementara Selama Agustus 2015, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulawesi Tengah naik sebesar 4,10 persen atau 56.817 orang bila dibandingkan dengan TPT Agustus 2014 sebesar 3,68 persen atau 49.389 orang dan TPT Februari 2015 sebesar 2,99 persen atau 42.608 orang.ant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: