BNN Donggala Target Rehabilitasi 100 Pecandu

Donggala – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Donggala menargetkan, akan merehabilitasi 100 orang pecandu dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya (Narkoba) sesuai amanat Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

Kepala BNN Kabupaten Donggala, AKBP Soemantri Sudirman, SH mengatakan, target 100 orang itu sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden RI, Joko Widodo yang menargetkan 100 ribu pecandu dan penyalahgunaan Narkotika di seluruh Indonesia.

“Untuk tahun ini 100 ribu penyalahguna dan pecandu harus direhabilitasi. Ini sudah sesuai amanat undang-undang dan instruksi bapak Presiden Joko Widodo,” katanya saat menggelar talkshow penanggulangan dan rehabilitasi pengguna serta penyalahgunaan narkotika di Radio Swara Donggala, Jumat (6/11/2015).

Dia menjelaskan, secara keselurahan provinsi Sulawesi Tengah, menargetkan 1000 pecandu Narkotika. Dari jumlah itu, lalu bagi-bagi keseluruh BNN Kabupaten/Kota. Untuk Kabupaten Donggala, BNN mendapat jatah 100 orang untuk direhabilitasi.

“BNN Donggala mendapat jatah 100 orang. Dari 100 orang itu, kita sudah dapat sekitar 50 hingga 60 persen untuk di rehabilitasi,” ungkapnya.

Soemantri menegaskan, apapun bentuknya yang dikonsumsi oleh para pecandu, BNN Donggala hanya melakukan rehabilitasi, bukan penegakan hukum. Namun kata dia, yang direhabilitasi hanyalah para pecandu narkoba dengan jenis Sabu-Sabu, Heroin, dan Ganja dan di biayai oleh negara.

Sementara bagi penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti THD, pil koplo, dan lem Fox dapat direhab di rumah sakit atau puskesmas terdekat, tapi tidak di biayai oleh negara.

“Saya berharap, agar warga masyarakat yang merasa sebagai pecandu atau pengguna narkotika untuk segera melapor ke BNN Donggala, atau ke Rumah Sakit yang sudah ditunjuk oleh pemerintah untuk melakukan rehabilitasi,” ajaknya.(ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: