Warga Touna Kurang Minat Baca

TOJO UNA UNA-Warga di Kabupaten Tojo Una Una (Touna) kurang minat membaca. Dari siswa-siswi sampai masyarakat pada umumnya tidak berminat membaca.

Salah satu warga yang berasal dari Surabaya, Sul (32) kepada Sulteng Post mengatakan, kurangnya minat baca masyarakat dinilainya karena banyaknya media cetak yang ada di Touna, tidak pernah dilihatnya ada masyarakat yang gemar membaca koran.

“Lain halnya kalau di daerah Jawa, biar tukang becak atau masyarakat yang lagi duduk nongkrong di warung kopi semuanya sedang asik membaca koran dan ditemani kopi,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Kantor Perpustakaan dan Dokumentasi Daerah, Sri Endang Astati mengatakan, setiap bulannya pengunjung perpustakaan hanya berjumlah sekira 20 orang.

“Mungkin membaca belum menjadi kebutuhan maupun sebagai alat untuk menambah pengetahuan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, soal kelengkapan perpustakaan, referensi untuk pelajar TK hingga perguruan tinggi tersedia. Termasuk yang lebih spesifik seperti buku mengenai hukum, ekonomi, sosiologi, dan kedokteran.

“Saat ini juga kami telah membangun gedung perpustakaan di Desa yang tersebar disejumlah Kecamatan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Kabupaten Touna belum lama ini mendapatkan bantuan buku dari perpustakaan nasional sebanyak 500 buku.

“Kalau hanya untuk ukuran kabupaten saya pikir sudah bisa dibilang cukup,” tambahnya.(SULTENGPOS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: