Minum THD, Siswa SMP 3 Mepanga Dikeluarkan

SULTENG POST- Tiga siswa SMP Negeri 3 Mepanga, Kecamatan Mepanga, diskorsing dan bahkan satu diantaranya terpaksa dikeluarkan dari sekolah karena, terbukti menggunakan obat terlarang jenis THD. Ketiga siswa tersebut, diduga menggunakan obat terlarang jenis THD yang dibeli dari pengedar di luar lingkungan sekolah.

Kepala SMP 3 Mepanga, Agustan Mapiase mengakui, siswa yang terlanjur menggunakan obat THD itu diketahui digunakan saat jam sekolah. Sehingga, rekan-rekannya menaruh curiga terhadap tingkah laku ketiga siswa tersebut
“Ketiga anak ini kami dapatkan saat jam sekolah mengggunakan obat THD. Tingkah lakunya aneh dan mencurigakan. Saat kami introgasi ketiga anak itu mengakui perbuatannya mengonsumsi obat itu,” katanya.

Menurut dia, saat pihaknya mengintrogsi ketiga siswa tersebut, mereka tidak berani menyebutkan siapa nama pelaku yang berani mengedarkan obat terlarang itu hingga kelingkungan sekolah.

“Kami sudah introgasi ketiganya tapi ternyata tertutup rapat untuk mau mengatakan siapa pelaku pengedar obat THD itu. Tapi kasus ini kami tetap akan tindaklanjuti,” tegasnya.

Ketua Komite SMP 3 Mepanga, Kusnawan mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan adanya obat THD yang masuk kedalam sekolahnya. Hal itu harus menjadi perhatian semua pihak, baik guru sekolah maupun pihak komite.

Terkait adanya kasus obat terlarang itu kata dia, dalam waktu dekat ini akan meminta kepada pihak yang berwajib untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) disekolah tersebut, baik terhadap gurunya maupun siswanya.

“Saya takut jangan sampai kasus ini bisa lebih besar lagi kalau tidak cepat diperhatikan. Olehnya itu dalam waktu dekat ini saya akan meminta kepada Polisi untuk melakukan Sidak, agar siswa ada efek jeranya,” tuturnya.

Dia menambahkan, satu diantara ketiga anak tersebut telah diberhentikan dari sekolah, karena pihak guru sudah berulang kali memberikan sanksi teguran, namun siswa yang bersangkutan tidak mengindahkannya.

“Satu kami keluarkan dari sekolah ini, dengan dipindahkan ke sekolah lain sementara dua lainnya masih dalam tahap pembinaan,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: