Cudi Sebut Berat Lawan Longki

Palu- Ribuan warga memadati lapangan Vatulemo Palu menghadiri kampanye rapat umum pasangan calon gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 1 Rusdi Mastura-Ihwan Datu Adam, Sabtu (31/10/2015).

Dalam orasi politiknya, Rusdi Mastura mengungkapkan sejumlah program yang akan dilaksanakan jika kelak terpilih sebagai gubernur. Dia juga mengigatkan kepada pendukungnya bahwa pilkada gubernur tahun ini berat karena bersaing dengan petahana Longki Djanggola.

“Walaupun sejujurnya berat melawan petaha (Longki Djanggola-Sudarto). Tetapi sebagai calon pemimpin kita harus jujur,” tegas Rusdi Mastura.

Oleh karena itu, dia meminta dukungan dari masyarakat yang hadir dalam kampanye tersebut. Dia mengatakan, jika diberikan kesempatan akan menyukseskan visi pro rakyat yang diusungnya.

“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya meminta restu dari masyarakat Sulteng. Untuk bisa menjadi Gubernur Sulteng lima tahun ke depan,” kata Cudi sapaan akrab Rusdi Mastura.

Mantan wali kota Palu dua periode ini juga mengungkapkan sebagai calon gubernur harus bisa jujur dan tidak menggunakan bantuan sosial mengatasnamakan calon gubernur. Calon gubernur juga, kata dia tidak boleh memanfaatkan posisinya yang saat ini masih diembannya.

Dukung Pemekaran

Dalam orasinya yang berlangsung sekitar 30 menit, Ketua Harian Partai Golkar Sulteng ini juga mengatakan mendukung penuh pemekaran wilayah di Sulteng.

Hal itu, kata dia bukan kepentingan politik semata tetapi kepentingan pemerintah. Menurutnya, Sulteng memiliki wilayah yang sangat luas sehingga perlu dilakukan pemekaran.

Jika dihitung kata Cudi, Sulteng harus melakukan pemekaran sebanyak delapan kabupaten lagi. Tujuannya, mempermudah akses pemerintah dalam melakukan tugasnya serta dapat menjangkau daerah-daerah yang terpencil yang selama ini belum tersentuh.

Selama ini, lanjut Cudi pengalaman selama kampanye di berbagai daerah di Sulteng, jarak tempuh dari kabupaten ke kabupaten yang satu memakan waktu satu hari perjalanan darat.

“Kalau ini terjadi, maka akan membuka lapangan pekerjaan bagi sarjana. Kalikan saja jika setiap kabupaten mekar tersebut minimal akan membutuhkan sekitar dua ribu pegawai. Kalau delapan kabupaten yang mekar. Maka itu akan mengurangi pengangguran,” kata Cudi yang didampingi calon wakil Ihwan Datu Adam.

Sementara itu, kampanye dihadiri petinggi partai pengusung. Tampak hadir Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Muhiddin Said, Ketua DPD I Partai Golkar Sulteng Aminudin Ponulele, Ketua DPW PKS Sulteng Zainudin Tambuala, Ketua DPD Partai Hanura Hadianto Rasyid. Hadir pula anggota DPRD Kota dan anggota DPRD Provinsi dari parpol pengusung. Tampak pula beberapa pengurus partai pendukung seperti PPP.

Sakinah Alidrus dalam orasinya mengungkapkan Rusdi Mastura sudah tidak asing karena terbukti sebagai wali kota Palu selama dua periode.
Bukan hanya seorang pemimpin yang hanya duduk dibalik meja, tetapi turun dan sigap mendatangi daerah.

“Program yang sukses salah satunya padat karya yang memanusiakan manusia. Kita menginginkan perubahan. Harapan masih ada kalau bersatu,” ungkapnya.

Sementara Wasekjen DPP Partai Golkar Muhiddin Said mengungkapkan kedatangan masyarakat dari berbagai daerah membuktikan bahwa pasangan ini diterima di seluruh kalangan.

Kita kata Muhiddin perlu melakukan perubahan sehingga partai Golkar mengharapkan dukungan dari berbagai kalangan. Dimana seorang pemimpin bisa bergaul bukan saja di kota tetapi juga di kabupaten.

“Untuk menjadi gubernur. Program pro rakyat itu ada pada sosok mereka. Ada di tangan pemimpin, jangan salah memilih,” kata Muhiddin.

Sementara itu ketua DPD Partai Hanura Sulteng Hadianto Rasyid yang ikut hadir dalam kampanye tersebut mengungkapkan bahwa partai Hanura adalah pertama yang menyatakan dukungan karena yakin bahwa pasangan tersebut adalah suara rakyat.

“Butuh pemimpin yang punya komitmen. Di sini tugas kita sebagai masyarakat untuk memilih pemimpin. Karena yang menentukan adalah masyarakat Sulteng. Jika jadi gubernur maka pekerjaan di kota akan semakin baik,” ujar Hadiyanto.

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Partai Perindo. Sekjen Perindo Mahfud mengatakan, seluruh kader Partai Perindo diwajibkan untuk mendukung pasangan Cudi Ihwan.

“Kami menyatakan diri mendukung,” kata Mahfud.

Kegiatan tersebut dimeriahkan Reok Ponorogo yang berasal dari Parigi serta artis ibu kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: