Produksi Padi Sulteng Naik 2,5 Persen

Palu – Kepala Dinas Pertanian Sulawesi Tengah Trie Iriani Lamakampali mengatakan produksi padi di daerahnya pada 2015 ini diperkirakan akan meningkat sebesar 2,5 persen.

“Tahun 2014 produksi kita tercatat 1.022.000 ton, sementara angka ramalan 2015 sebesar 1.048.000 ton,” katanya di Palu, Sabtu.

Ia mengakui bahwa kecilnya kenaikan produksi disebabkan sebagian daerah produksi mengalami musim kemarau panjang.

Hingga Oktober 2015, sasaran musim tanam ke-2 April-September (Asep) 2015 ditargetkan 124.000 hektare, namun terdapat 14.000 ha yang mengalami kekeringan, dan 1.859 ha di antaranya puso.

“Wilayah yang sangat parah terkena dampak kemarau adalah Kabupaten Buol serta sebagian Poso dan Donggala,” katanya.

Menurut Trie, pihaknya sudah berusaha maksimal untuk meningkatkan produksi, namun faktor-faktor yang tidak terduga juga menjadi kendala seperti kekeringan tersebut.

Sementara itu dengan kondisi sebagian daerah yang mengalami kemarau, pihaknya melakukan langkah-langkah antisipasi jangka pendek dengan memberikan bantuan pompa air bagi petani, perbaikan jaringan irigasi, traktor tangan, mesin panen dan alat tanam benih.

“Bantuan tersebut dianggarkan dalam APBN dan APBD untuk mengefisienkan waktu ketika ada situasi kemarau,” ujarnya.

Ia berharap pada akhir 2015 nanti, angka sementara kenaikan produksi yang 2,5 persen tersebut masih bisa bertambah lagi karena dalam dua bulan ke depan, panen masih akan berjalan.(antarasulteng)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: