Palu Produksi Limbah Cair 100 Ton/ Bulan

Palu, – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palu mencatat produksi limbah cair di kota berpenduduk hampir 400.000 jiwa ini setiap bulannya mencapai seratus ton.

“Limbah tersebut berupa oli bekas atau bahan bakar cair yang sering dipergunakan untuk kepentingan mesin. Ini salah satu problem serius di Kota Palu,” ungkap Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palu Ahdari Dj Supu, Minggu.

Menurut dia salah satu problem yang dihadapi pemerintah Kota Palu dalam upaya membangun dan mewujudkan Kota Palu sebagai kota bersih, rapi serta indah yakni banyaknya produksi limbah cair berupa oli.

Hal itu memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan lingkungan baik di darat, udara, sungai, dan laut.

Umumnya, kata Ahdari, limbah cair berupa oli tersebut mudah dijumpai di bengkel motor, mobil, atau bengkel yang bersentuhan dengan alat-alat berat.

Ia menyebutkan, jika tidak ada kesadaran dan tindakan bersama semua elemen masyarakat dalam memberikan partisipasi mewujudkan Kota Palu sebagai kota bebas limbah, maka dapat dikatakan kota ini tidak steril.

“Beruntung, akui dia, saat ini terdapat satu perusahaan yang beraktivitas di bidang pengolahan limbah cair. Perusahaan inilah yang mengambil oli bekas dari bengkel-bengkel untuk didaur ulang,” ujarnya.

Akan tetapi dia berharap masyarakat Kota Palu, khususnya penghasil limbah cair itu, tidak menggantungkan diri kepada pihak lain untuk menangani limbah tersebut namun menanganinya sendiri dengan baik agar tidak merusak lingkungan(ms)(antarasulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: