Empat Titik Api di Poso Masih Menyala

Poso, – Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Poso hingga kini sudah seluas 729 hektar, lahan terbakar tersebut sudah termasuk lahan perkebunan milik warga diwilayah Poso. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab kabut asap yang menyelimuti Poso dalam sepekan terakhir.

Data kebakaran yang masuk pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Poso, saat ini sudah mencapai 729 hektar luas lahan yang terbakar. Dimana separuh kebakaran adalah lahan perkebunan milik warga yang terdiri dari perkebunan kakao, cengkeh, pala dan perkebunan sawit milik perusahaan.

Sementara titik api yang masih menyala saat ini di Poso berjumlah 28 titik yang tersebar, kebanyakan titi api tersebut berada di wilayah Kecamatan Pamona bersaudara, Kecamatan Lage, Lore bersaudara dan Kecamatan Poso Pesisir. Sedangkan 4 titik adalah lokasi kebakaran baru yang terus menyebar.

Kepala Bidang Logistik BNPB Poso Rahmadhani mengatakan, kebakaran yang melanda Poso seluas 729 hektar lahan itu, selain dampak kekeringan diduga adanya pembakaran hutan-hutan di Poso.

“Jumlah kebakaran yang terjadi di Kabupaten Poso, seluas 729 hektar yang mana 45 persen adalah lahan perkebunan warga yaitu cengkeh, pala, kakao dan perkebunan sawit dan persen adalah hutan dan semak belukar, pemerintah sudah mengusahakan membagi masker gratis kepada warga yang kena dampak asap,” tuturnya, saat ditemui Metrosulawesi di ruang kerjanya, Senin (26/10/2015).

Dimana, kebakaran lahan inilah satu penyebab kabut asap sudah mulai semakin pekat menyelimuti wilayah Poso, selain itu juga asap kiriman dari berbagai daerah lain yang tersebar seperti dari pulau Kalimantan.

Sementara itu, untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan dan hutan diwilayah Poso BNPB daerah Poso mengaku belum maksimal dalam penanganannya, sehingga terkait itu telah melaporkannya ke tingkat Provinsi Sulteng.(ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: