KPU Parimo Minta Dukungan Pemda Terkait Pendidikan Politik Masyarakat

Parimo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parimo menemui Wakil Bupati (Wabup) Parimo, Badrun Nggai di ruang kerjanya, Selasa 20 Oktober 2015. Pertemuan yang dipimpin Ketua KPU Parimo Amelia Idris didampingi dua orang anggotanya itu mengkoordinasikan berbagai hal menyangkut agenda dan tahapan Pemilu kedepan, yang paling dekat adalah Pilkada serentak yang akan berlangsung 9 Desember mendatang.

KPU pada kesempatan itu juga meminta dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parimo agar dapat membantu memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Salah satu anggota KPU Parimo, Ikbal Bungajim mengatakan, Pemkab Parimo melalui instansi terkait bisa membantu memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, terutama kepada pemilih pemula yang selama ini rentan dipolitisasi. Pendidikan politik itu katanya perlu dilakukan sejak dini agar masyarakat mendapatkan pengetahuan bagaimana cara berpolitik yang sehat sesuai dengan prisip-prinsip demokrasi.

Pihak KPU kata Ikbal sengaja mengkoordinasikan hal ini dari sekarang agar tidak ada penilaian lain dari masyarakat.

“Mendingan jauh-jauh hari begini kita sosialisasi ke masyarakat mengenai pendidikan politik, karena kalau sudah mendekati tahapan pilkada di Parimo nanti bisa disalahartikan lagi,” kata Ikbal.

Ketua KPU, Amelia Idris menambahkan, berdasarkan hasil riset, pendidikan politik kepada masyarakat perlu dilakukan sehingga bisa menghasilkan Pemilu yang berkualitas.

“Dokumen hasil riset itu sudah kami serahkan kepada wakil bupati. Mudahan-mudahan hasil riset itu bisa menjadi rujukan dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” kata Amelia.

Lanjut Amelia, pada pertemuan itu, pihaknya juga menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi KPU saat ini, diantaranya tidak tersedianya kendaraan operasional, termasuk belum diserahkannya sertifikat hibah tanah kantor KPU Parimo dari Pemkab Parimo ke KPU pusat, sehingga menyebabkan KPU pusat enggan memberikan bantuan kepada KPU Parimo.

“Hambatan inilah yang kami sampaikan kepada wabup. Semoga pemerintah kabupaten bisa membantu,” harapnya.

Sementara itu, Wabup Badrun Nggai mengaku bersedia membantu memfasilitasi apa yang telah disampaikan KPU tersebut. Apalagi menyangkut hibah tanah yang sampai saat ini belum diserahkan ke KPU sehingga menghambat bantuan pusat masuk ke KPU Parimo.

“Saya minta asisten pemerintahan segera selesaikan masalah ini,” pinta Badrun kepada Asisten I bidang Pemerintahan Setda Parimo, Aman Salufo yang ikut menghadiri pertemuan itu.

Terkait pendidikan politik masyarakat, Badrun mengaku akan mengundang instansi terkait agar bisa memprogramkan hal ini pada setiap pertemuan di kecamatan dan desa, termasuk di setiap sekolah.

Selain pendidikan politik, Wabup juga meminta agar jumlah DPT Parimo disosialisasikan kepada masyarakat. DPT Kabupaten Parimo adalah sebanyak 300.428, dengan pemilih laki laki sebanyak 153.539 dan perempuan 146.889, tersebar di 275 desa dan 5 Kelurahan dengan jumlah TPS sebanyak 799. (ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: