Warga Labuan Toposo Datangi DPRD Donggala

Donggala – Puluhan warga desa Labuan Toposo, Kecamatan Labuan, menyambangi Gedung DPRD Donggala, Rabu (21/10/2015). Mereka mendesak DPRD dan Pemda Donggala turun tangan atas permasalahan penambangan batu dan pasir di desa mereka yang dinilai ilegal dan merugikan masyarakat.

Dari pantauan Metrosulawesi, warga tiba di gedung DPRD Donggala sekitar pukul 11.30. Wita. Kedatangan mereka disambut anggota DPRD Donggala, Moh Taufik. Selanjutnya, dilakukan audiensi di ruangan sidang utama.

Dalam pertemuan yang dipimpin wakil ketua DPRD Donggala, Abdul Rasyid tersebut, warga menyatakan sikap penolakan terhadap aktivitas penambangan pasir dan batu yang dilakukan oleh tiga perusuhaan yaitu CV Remethana, milik mantan anggota DPRD Donggala, Moh Fajar Panggagau dan CV Lelean Ratan serta CV Putra Labuan, kedua perusahaan tersebut milik mantan ketua Asosisasi Pengusaha Tambang (ASPETA) Donggala, Burhanudin Yado.

Perwakilan warga, Iswanto mengatakan, beroperasinya tambang batu dan galian pasir di sungai Roto, Desa Labuan Toposo, telah mengakibatkan kerusakan lingkungan. Selain itu, 17 titik sumber air warga mengering akibat aktivitas perusahaan tersebut.

Dia menuturkan, pada tahun-tahun sebelumnya walaupun terjadi kemarau panjang sumber air di desa Labuan Toposo tidak pernah kering. Namun setelah tiga perusahaan tersebut beroperasi, baru empat bulan kemarau sumber air warga sudah mengering. Hal ini kata dia sangat merugikan masyarakat yang rata-rata bekerja sebagai petani.

Selain itu, potensi ancaman banjir sangat besar. Karena daerah alur sungai sudah melebar dengan kedalaman galian kurang lebih sepuluh meter.

Menanggapi keluhan warga, wakil ketua DPRD Donggala, Abdul Rasyid berjanji akan segera membentuk Pansus Investigasi untuk menelusuri serta mengumpulkan data-data kerusakan lingkungan seperti yang dibeberkan oleh warga Labuan Toposo tersebut.

“Kami akan membentuk Pansus untuk menginvestigasi masalah ini. Kami juga akan melibatkan warga agar kerja Pansus ini berjalan dengan cepat dan terbuka,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: