Pemkot Hentikan Program Pengembangan Rumput Laut

PALU-Pemerintah Kota Palu, memberhentikan program pengembangan rumput laut di daerah tersebut.
Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan Kota Palu Muchlis Abd Umar mengatakan pemerintah kota tidak lagi mengembangkan program budidaya rumput laut, di sepanjang teluk Palu.

“Pengembangan atau budidaya rumput laut, tidak kami lakukan,” ungkap Muchlis, Kamis (22/10/2015).
Muchlis menyebut faktor tingginya investasi di Teluk Palu menjadi alasan utama tidak dikembangkannya rumput laut di teluk tersebut.

Dimana, kata dia, pembangunan Dermaga/Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (DUKS/TUKS) oleh investor, untuk kepentingan usahanya di teluk Palu, secara otomatis menghambat dan mematikan rumput laut milik Pemkot Palu.
Tidak hanya itu, kapal-kapal milik investor juga menabrak lokasi budidaya rumput laut, yang kemudian membuat rumput laut tidak dapat berkembang dengan baik.

“Pembangunan dermaga, serta kapal-kapal tongkang milik investor cenderung menabrak lokasi budidaya rumput laut, yang kemudian membuat budidaya tersebut tidak berkembang,” ujarnya.

Ia mengutarakan tidak hanya faktor itu, faktor sedimentasi yang cukup tinggi, serta adanya pengembangan wilayah depan kota yang ditandai dengan reklamasi pantai, juga menjadi faktor, diberhentikannya budidaya rumput laut.

Muchlis menyebut, sebelumnya pihaknya telah melakukan budidaya rumput laut seluas 2 hektar di teluk Palu. Namun, budidaya tersebut mati atau tidak dapat berkembang dikarenakan faktor-faktor tersebut.

“Sebelumnya kami mengembangkan rumput laut di bagian Palu Utara dan Kecamatan Ulujadi, namun itu mati di tabrak oleh kapal-kapal tongkang,” Sebutnya.

Dia mengatakan Pemerintah Kota Palu dapat mengembangkan usaha atau budidaya tersebut, jika Pemkot Palu sendiri dapat menekan dan mengatur investasi dengan baik. ANT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: