Bulog Poso Tak Mampu Beli Beras Petani Lokal

Poso- Sejumlah petani beras di Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, mengaku kecewa dengan Bulog Subdrive Kabupaten Poso, setelah pihak Bulog enggan membeli beras petani setelah panen tiba. Padahal sebelumnya, Bulog menjanjikan akan membeli beras petani dengan harga Rp400 ribu per karung untuk ukuran 50 kg.

“Sampai 3 bulan terakhir ini, Bulog belum membeli beras milik warga. Akibatnya beras petani yang siap dijual selama tiga bulan itu menumpuk hingga ribuan karung,” kata Ketua Kelompok Tani Padi Baso yang dihubungi dirumahnya, Jumat (16/10/2015).

Kata Dia, janji Bulog untuk membeli beras diungkapkan oleh Jabirudin yang saat itu masih menjabat Kepala Subdrive Bulog Poso di kantor Koramil Kecamatan Poso Pesisir sejak 3 bulan lalu. Dimana dalam pertemuan itu, seluruh kelompok tani dikumpul untuk menghadiri pertemuan antara Bulog dengan petani yang dilaksanakan di kantor Koramil Kecamatan Poso Pesisir.

“Atas dasar itulah kesepakatakan muncul agar petani tidak menjual beras ke pedagang lain, namun menjual ke Bulog dengan harga Rp400 ribu per karung,” katanya.

Sejak ada kesepakatan itu, petani beras di wilayah Poso Pesisir mulai mengumpulkan hasil panen mereka sampai saat ini yang mencapai ribuan karung, dengan harapan akan dibeli oleh pihak Bulog. Namun, harapan tersebut sirna ketika Bulog membatalkan membeli beras tersebut dengan harga Rp400 ribu per karung.

”Saat ini sudah 1.000 karung lebih beras yang ditampung oleh setiap Kelompok Tani, kita mau kemanakan beras ini, sementara janji Bulog tidak ada kepastian yang jelas, kami merasa dirugikan,” keluhnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Sub Drive Kabupaten Poso, Jufri Pake mengakui adanya kesepakatan dengan petani membeli beras dengan harga Rp400 ribu per karung. Namun, kesepakatan tersebut tidak sesuai dengan perkembangan harga pasar saat ini yang mulai naik.

“Iya benar, beras tersebut dapat dibeli saat itu jika telah tersedia, tapi ini mereka baru mengumpulkan beras, sehingga harga beras mulai naik, maka kami tidak dapat membeli dengan harga yang disepakati, karena akan menaikan harga kepada pembeli,” jelasnya.

Sehingga pihak Bulog saat ini membeli beras sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang berlaku seluruh Indonesia dengan harga Rp7.300 per kilo.

Secara terpisahm Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1307 Poso, Mayor Awaludin membenarkan adanya kesepakatan oleh piihak Bulog Poso dengan Petani Beras Kecamatan Poso Pesisir. Dirinya merasa kecewa dengan pihak Bulog yang membatalkan pembelian beras itu.

Dia meminta kepada Bulog agar tetap membeli beras tersebut dengan harga kesepakatan, dengan alasan program pembelian beras kepada petani merupakan program pemerintah swasembada pangan, untuk mensejahterakan petani.

”Seharusnya pihak Bulog harus membeli beras petani lokal, jangan membeli beras dari luar daerah, karena menyimpang dengan program swasembada pangan,” tuturnya.(ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: