Pemkot Diminta Fungsikan Pasar Ikan Higienis

PALU-Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, diminta untuk segera mengfungsikan pasar ikan higienis di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat.

Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Palu Ridwan H Basatu menyatakan bahwa berfungsinya pasar ikan higienis tersebut akan memudahkan dan memberi kenyamanan kepada pedagang dan konsumen dalam melakukan transaksi.

“Pemkot Palu harusnya segera mengaktivkan pasar tersebut, agar pedagang dan pembeli dalam melakukan transaksi dengan baik,” ujarnya, Senin (12/10/2015).

Ia mengemukakan bahwa pasar ikan higienis merupakan sarana yang disediakan oleh Pemkot Palu kepada pedagang dan pembeli yang dibangun dengan menggunakan anggaran daerah.

Oleh karenanya agar pembangunan sarana prasarana tidak mubazir, lanjut dia, maka harus segera difungsikan oleh Pemkot Palu.

Menurut dia, bagian depan Kota Palu yang didalam Perda Nomor 16 Tahun 2011 Tentang RTRW didesain sebagai gandaria atau teras tidak pantas terdapat penjual ikan.

Namun, hingga saat ini pedang ikan masih berdagang di pinggiran Jalan Cumi-Cumi, Kelurahan Lere.

“Sepertinya tidak jelas pengaturan kota. Karena, dibagian depan ada penjual ikan. Padahal bagian depan merupakan teras, yang seharusnya ditata dengan rapih sehingga tidak memberikan citra buruk kepada pemerintah,” ujarnya.

Ia juga mendesak Pemkot Palu menempatkan pasar ikan pada bagian tengah.

Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan Kota Palu, Muchlis Abd Umar, berjanji segera memfungsikan pasar ikan higienis tersebut.

Ia mengakui terdapat beberapa kendala dalam memfungsikan pasar tersebut. Salah satunya adalah akses masuk dan keluar pasar.

“Pasar belum kami fungsikan karena belum ada jalan. Saat ini, akses telah tersedia dan pemerintah akan segera mengaktivkan atau mengfungsikan,” ujarnya.
Pasar tersebut hanya akan ditempati pedagang ikan higienis. ANT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: