Masyarakat Diimbau Waspada Kejahatan Hipnotis

Palu – Polres Palu imbau masyarakat Kota Palu untuk mewaspadai tindak kejahatan yang menggunakan modus hipnotis kepada para korban.

Dalam rilis yang diterima Metrosulawesi, Senin (12/10/2015), Kapolres Palu AKPB Basya Radyananda SIk berharap, agar masyarakat Kota Palu tetap waspada dalam melaksanakan aktivitas sehari–hari, dan memperhatikan keamanan dalam menyimpan benda-benda berharga seperti dompet, tas, dan handphone. Dengan begitu, kesempatan para pelaku tindak kriminal semakin berkurang.

Disebutkan, pada Minggu (11/10/2015), sekitar pukul 08.40 WITA di Jalan Cut Mutia Pantai Talise, terjadi tindak pidana pencurian yang menimpa perempuan SM (51), yang merupakan penjual jagung bakar di Pantai Talise yang jadi korban hipnotis oleh seseorang yang berpura-pura sebagai pembeli.

Kronologis kejadian, bermula saat korban sedang berjualan Jagung Bakar, datang seorang perempuan yang diduga adalah pelaku menghampiri korban dan memesan jagung bakar.

Pada saat kejadian itu, tas berisi dompet korban disandang di dada korban. Tak lama setelah melakukan percakapan, perempuan yang diduga pelaku tersebut pamit untuk membeli pulsa. Selang beberapa waktu, korban baru tersadar bahwa dompet berisi uang sebesar Rp 2 juta dalam tasnya sudah tidak ada. Selain itu, dalam tas korban juga terdapat cincin emas lima gram, kalung emas lima gram, emas malaysia lima gram dan surat-surat penting.

“Kami akan terus berupaya untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaku pada kasus tersebut,” ujar Kapolres AKBP Basya Radyananda SIk.(ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: