Krisis Air Bersih, Pemkab Morut Belum Turun Tangan

MOROWALI-Dua desa di Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara mengalami krisis air bersih. Kedua Desa tersebut diantaranya Ensa dan Lanumor. Meski mengalami kesulitan air bersih warga mengaku belum ada perhatian Pemerintah setempat.

“Dampak akibat kemarau panjang ini, setahu kami Ensa dan Lanumor yang mengalami krisis air bersih saat ini,” kata seorang warga Andri kepada Sulteng Post, Senin (12/10/2015).

Andri menjelaskan krisis air ini lebih disebabkan oleh musim kemarau yang berkepanjangan, dan mulai berdampak pada kebutuhan air masyarakat. “Semua merasakan dampaknya, dan dampak terparah terjadi di dua desa ini,” ungkapnya.

Dirinya melanjutkan, pihak warga sudah mengusulkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Utara untuk memberikan bantuan air bersih untuk wilayah-wilayah yang mengalami krisis air tersebut. Namun hingga kini Pemkab setempat belum pernah memberikan bantuan, padahal air bersih sangat dibutuhkan warga.

Dia menyesalkan Pemkab Morut yang tidak peka dengan penderitaan masyarakatnya. Apalagi dampak dari kemarau kali ini sudah menguras habis cadangan air warga dari sumur-sumur sekitar desa. Untuk kebutuhan sehari-hari warga harus mencari air bersih sejauh 2 kilometer. “Untuk memasak saja sangat susah apalagi untuk kebutuhan mandi. Kami harapkan ada perhatian pemerintah” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: