Festival Danau Poso Kehilangan Gaungnya
Danau Poso yang menjadi ikon pariwisata Sulteng ini pada era tahun 70-an sangat populer. Bahkan, Pemerintah Pusat menjadikan Danau Poso sebagai salah tujuan wisata dunia lewat Visit Indonesian Year yang menjadikan pendapatan daerah dari sektor pariwisata paling tinggi daripada sektor lain. (Foto : Ist)

Festival Danau Poso Kehilangan Gaungnya

Poso – Sejumlah warga di Poso menyayangkan kegiatan tahunan Festival Danau Poso (FDP) yang sudah hilang gaungnya. FDP yang ke 18 tahun 2015, yang dibuka Rabu (7/10/2015) lalu, oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemprov Sulteng Siti Norma Marjuni itu, sudah tidak menampilkan festival yang menarik dan menghibur warga.

Mantan anggota DPR Poso, Burhanudin Hamzah mengaku heran dengan kondisi FDP yang tidak lagi menampilkan FDP yang sebenarnya. Menurutnya, pemerintah terlihat asal-asalan membuat konsep kegiatan FDP tersebut. Pasalnya, dari segi kesiapan tempat maupun waktu tidak terstruktur dengan baik.

“Saya lihat FDP ini dibuat asal-asalan yang penting jadi, coba lihat peserta yang datang pun sedikit, ini kan lucu,” kata Burhanudin, kepada Metrosulawesi, Kamis (8/10/2015) saat mengikuti pembukaan FDP Tentena.

Burhanudin menambahkan, jika kegiatan seremonial ini bukan hanya sekali gaugnya hilang, bahkan sudah 3 tahun berturut-turut. Katanya, sangatlah tidak penting FDP digelar pada saat ini, dimana kondisi kota Poso yang pembangunananya masih banyak yang belum selesai, ditambah lagi masih banyak warga yang harus diperhatikan kehidupannya.

“Apa salahnya kalau dibenahi dulu pembangunannya baru digelar, apa lagi ini digunakan dengan dana yang cukup besar. Pemerintah terlihat membuang-buang uang,” ucapnya.

Sebelum dibuat FDP, terlebih dahulu pemerintah harus mempromosikan dulu dan konsepnya juga jelas.

“Kasihan kan kalau FDP yang dulunya warga senang sekarang pesertanya pun sedikit,” jelasnya lagi.

Lebih jauh Burhanudin menuturkan, bahwa yang dilakukan pemerintah saat ini tidaklah serius mengembangkan budaya maupun pariwisata di Sulteng, khususnya di Kabupaten Poso.

“Seharusnya kegiatan setingkat kabupaten ini harus dimajukan, bukan malah dibiarkan tidak berkembang,” pungkasnya.

Sementara itu pantauan media ini, kegiatan FDP yang dipusatkan di Danau Poso, Tentena ini tampak sepi peminat, saat pembukaan pun terlihat sepi.ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: