Dewan Segera Panggil Direktur PT PLN

Palu– Terkait dengan pemadaman tidak beraturan yang dilakukan PT PLN Palu, menurut anggota Komisi C DPRD Palu Sophian R Aswin harusnya pihak PLN melakukan terlebih dulu pemberitahuan kepada masyarakat. Minimal pengumuman akan adanya pemadaman bergilir, sehingga ada persiapan dilakukan masyarakat sebelum terjadi pemadaman listrik.

“Ini pemadaman tanpa pemberitahuan, jadi tidak ada persiapan akan pemadaman,” kata Sophian, Kamis (8/10/2015).

Dia menjelaskan, direktur PLN harus menjelaskan persoalan tersebut kepada DPRD Kota Palu terkait permasalahan tersebut. Karena PLN sudah merugikan banyak pihak. Banyak alat elektronik yang rusak akibat pemdaman yang tanpa mendadak.

“DPRD akan segera memanggil PLN untuk duduk bersama mengatasi persoalan ini,” jelas politisi PDI Perjuangan ini.

Lebih lanjut dia mengatakan, dewan bukan hanya akan mempertanyakan mengenai persoalan pemadaman listrik saja. Tetapi persoalan PPJT, persoalan PLTD Silae termasuk sinkronisasi dengan aliran dari Sulewana, serta memperjelas wilayah Sultenggo.

Menurut Sophian, wilayah Sultenggo itu terlalu melebar. Sehingga pasokan listrik terkadang tidak merata. Disini fungsi pemerintah daerah bagaimana memperjuangkan persoalan itu. Agar bisa menjadi Sulteng, sehingga urusan birokrasi tidak berbelit-belit.

“Kalau setelah duduk bersama, direktur PLN Palu tidak bisa menjelaskan dan mampu mengatasi persoalan tersebut, sebaiknya diusulkan untuk digantikan saja,” ujarnya.

Sophian mengatakan, hampir disetiap perjalanan reses yang dilakukan anggota DPRD Palu, masyarakat mengeluhkan soal pemadaman listrik. Termasuk pulsa data yang diklaim PLN hemat malah tidak sesuai. Dan justru seringnya pemadaman, membuat pulsa listrik cepat habis.

“Ini bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Terlalu banyak yang dirugikan dengan krisis listrik,” pungkasnya.(ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: