Kebakaran Hutan di Sigi Terus Meluas

Palu – Kebakaran hutan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah terus meluas karena lokasi yang sulit dijangkau. Anggota TNI dan masyarakat setempat terus berupaya memadamkan api.

“Sejak Jumat (2/10/2015) pihak Taman Nasional Lore-Lindu (TNLL), TNI dan masyarakat bersama-sama melakukan pemadaman, tetapi kobaran api sudah tambah meluas karena lokasinya cukup sulit dijangkau,” kata Kepala Bidang Teknis Konservasi Balai Besar TNLL, Ahmad Yani di Palu, Senin (5/10/2015).

Ia mengatakan saat ini sudah ada tiga tim dari TNLL dan juga masyarakat yang diterjunkan ke lokasi kebakaran. Pemadaman dilakukan secara manual dengan menggunakan peralatan tradisional karena memang lokasinya sulit dijangkau kendaraan.

Dari beberapa titik kebakaran yang cukup parah berada di wilayah Kamarora, Kecamatan Nokilalaki. Berdasarkan laporan, kata Yani titik-titik kebakaran hutan terjadi di wilayah Dongi-Dongi, Togoa, Kamarora dan Lemban Tongoa.

Sampai sekarang ini, pihak TNLL belum bisa mengiventarisasi luas areal hutan yang telah terbakar. “Kita masih menentukan titik koordinasi. Sementara luas areal yang terbakar belum dapat diketahui secara rinci,” katanya.

Untuk mendapatkan luas areal hutan yang sudah terbakar, tentu harus mengelilingi titik kebakaran terlebih dahulu.

“Kalau kita sudah bisa mengelilingi lokasi kebakaran, maka luas areal sudah bisa ditaksir. Kita upayakan dulu memadamkan api agar tidak semakin meluas,” kata dia.

Hanya saja memang terkendala lokasi cukup sulit dan angin kencang sehingga api sulit dipadamkan.

“Mudah-mudahan saja dalam beberapa hari ini sudah ada hujan sehingga api bisa padam,” harap Yani.

Diketahui, selain di Sigi kebakaran lahan hutan juga terjadi di Donggala, di wilayah pantai barat. Warga setempat melaporkan sudah ribuan pohon cengkih terbakar. Begitu juga hutan di Kabupaten Buol yang dilanda kebakaran.

Berdasarkan data Damkar Distarum Buol mencatat sebanyak 12 titik kebakaran puluhan hektar hutan dan kebun warga terjadi dalam kurun dua bulan terakhir tersebar di enam kecamatan. Ratusan pohon cengkih, pala, coklat, kelapa, kopi dan tanaman lainya ludes terbakar. Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. (ant/zal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: