Tujuh Napi Positif Gunakan Narkoba

TOJO UNA-UNA-Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tojo Una Una (Touna) melaksanakan tes urine terhadap petugas dan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Ampana beberapa waktu lalu.

“Dari hasil tes urine yang kami laksanakan di lapas kelas IIB Ampana, ditemukan ada tujuh orang narapidana yang positif diduga menggunakan narkoba,” kata ketua panitia tes urine, Irvan Charim kepada Sulteng Post, Kamis (1/10) kemarin.

Irvan mengungkapkan, ketujuh narapidana yang diduga menggunakan narkoba yaitu berinisial I positif Benzodiazepines, MG positif Amphetamin Methapetamin, J positif Amphetamin Methapetamin, S positif Benzodiazepines, AA positif Benzodiazepines, T positif Methapetamin dan D positif Ampetamin.

“Sementara untuk para petugas lapas Ampana berdasarkan hasil tes urine oleh BNNK Touna tidak ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Dia mengatakan, dengan adanya program rehabilitasi 100 ribu korban penyalahgunaan narkoba, pihak BNN akan melakukan rehab rawat jalan terhadap narapidana penyalahgunaan narkoba tersebut.

“Para narapidana penyalahgunaan narkoba akan rawat jalan di lapas dengan mendatangkan dokter yang ditunjuk oleh BNN melakukan asesmen terhadap narapidana tersebut,” katanya.

Dia juga mengatakan, BNN juga akan melaksanakan kegiatan penyuluhan rutin terhadap narapidana lapas Ampana, sehingga narapidana lainnya tidak terkontakminasi dari narapidana penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu Kepala Lapas Ampana, Abdul Wahid menyambut baik dengan kegiatan tes urine yang dilaksanakan oleh pihak BNNK Touna yang merupakan program nasional.

“Dengan ditemukan adanya narapidana yang positif sebagai penyalahgunaan Narkoba, pihaknya akan semakin meningkatkan pengawasan terhadap narapidana tersebut sehingga tidak terkontakminasi bagi narapidana yang lainnya,” katanya.

Dia juga mengatakan, apabila ada oknum petugas yang terlibat memasukan narkoba kedalam lapas, tentunya oknum petugas tersebut akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dengan ditemukan narapidana yang positif sebagai penyalahgunaan Narkoba, tentunya sebagai evaluasi bagi kami untuk semakin baik dalam pengawasan dan penjagaan terhadap narapidana,”katanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: