Pemadaman Bergilir Terus Berlanjut

Dalam beberapa hari ini dan ke depan, sistem kelistrikan Palu tidak mendapat pasokan daya dari PLTA Sulewana Poso,” – Novalince, Manager PT PLN Area Palu –

Tim PLN Terkendala Medan dan Api di Hutan Poso

Palu- Manager PT PLN Area Palu, Novalince memastikan memberlakukan pemadaman bergilir selama beberapa hari ke depan. Pemadaman dijadwalkan setiap enam jam dengan lama pemadaman rata-rata tiga jam.

Novalince mengatakan, khusus di Palu, Sigi dan Donggala, listrik padam setiap enam jam menyusul defisit daya cukup besar yang dialami sistem kelistrikan Palu.

Sistem kelistrikan Palu, kata Novalince, melayani kebutuhan daya untuk Kabupaten Sigi, Donggala dan sebagian Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam beberapa hari ini dan ke depan masih berlangsung pemadaman bergilir pada siang maupun malam hari setiap enam jam.

Menurut dia, pemadaman terpaksa diberlakukan karena suplai daya dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sulewana Poso terhenti.

“Dalam beberapa hari ini dan ke depan, sistem kelistrikan Palu tidak mendapat pasokan daya dari PLTA Sulewana Poso,” katanya.

Sementara di satu sisi, PLN Area Palu tidak memiliki cadangan pembangkit yang dapat dioperasikan jika terjadi gangguan seperti ini.

“Kita tak punya cadangan pembangkit untuk digunakan jika terjadi gangguan atau kerusakan pada pembangkit PLTD, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) atau PLTA,” katanya.

Novalince menjelaskan pada Senin (21/9/2015), sejumlah tower PLTA yang menghubungkan jaringan listrik dari Tentena ke Poso, Tambarana, Napu sampai ke Gardu Induk (GI) Sidera, Kabupaten Sigi mengalami kerusakan akibat terimpa pohon tumbang akibat terjadi kebakaran lahan di sekitar tower.

Membutuhkan waktu seminggu untuk memperbaiki kembali tower dan jaringan listrik PLTA yang rusak. Sekaitan dengan program pemadaman, PLN menyampaikan permohonan maaf bagi seluruh masyarakat dan pelanggan listrik di sejumlah wilayah di Sulteng dan juga Kota Palu.

“Ini musibah yang kita tidak pernah inginkan, tetapi terjadi,” katanya.

Apalagi, program pemadaman bergilir terjadi bertepatan dengan umat Islam akan merayakan hari raya Idul Adha.

Terkendala Api

Sementara itu, tim gabungan PLN Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) terus bekerja mengupayakan pemulihan atau recovery gangguan transmisi 150 kV dari PLTA Poso, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Tim kami masih terus bekerja, tanpa mengenal lelah, untuk mempercepat proses recovery gangguan transmisi 150kV Poso-Palu, tepatnya di tower nomor 79, 80 dan 81,” kata General Manager PLN Suluttenggo Baringin Nababan di Manado, Kamis (24/9/2015).

Untuk menuju lokasi ke tiga tower yang mengalami gangguan dan cukup sulit dijangkau ini, sangat menguras tenaga para anggota Tim Recovery karena mereka harus berjalan kaki dan mendaki sambil membawa beberapa peralatan serta material yang dibutuhkan guna mendukung proses kerja.

“Tidak hanya karena lokasi yang sulit, faktor masih adanya beberapa titik api, cukup menyita perhatian dan waktu para petugas untuk terlebih dahulu mematikan api yang masih menyala karena akan cukup membahayakan bagi petugas saat bekerja,” jelasnya.

Mengingat lokasi tower transmisi 150 kV Poso-Palu ini berada di daerah bertebing di kawasan hutan Pamona, Poso, para petugas dalam bekerja tetap harus mengutamakan faktor safety atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Sampai larut malam, dan demi menjaga kebugaran dari para anggota Tim, maka pekerjaan pemulihan dilanjutkan kembali pada Kamis (24/9/2015) pagi.

Semangat para anggota Tim dari PLN untuk mempercepat proses pemulihan gangguan transmisi 150 kV Poso – Palu harus ditahan dan mesti menunggu pergantian hari.

“Semoga seluruh anggota Tim yang berada di lokasi selalu dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dan dikaruniai kesehatan serta kebugaran agar dapat melanjutkan pekerjaan pemulihan gangguan dengan baik sesuai harapan kita bersama,” jelasnya. (ant/zal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: