Kunjungi Destinasi Wisata Terdekat Kota Palu

Palu, – Mengisi waktu berlibur saat berada di Kota Palu, khususnya bagi anda yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Kota Teluk ini, begitu banyak tempat wisata yang dapat anda jadikan tujuan untuk mengisi waktu berlibur sembari menikmati keindahan Kota Palu. Destinasi alam, dari danau, air terjun, pegunungan, pantai, hingga kekayaan budaya tersaji di sini.

Salah satu pilihan yang bisa anda kunjungi adalah pedesaan yang masih dihuni oleh sub etnis Kaili yang masih kental dengan budaya daerah ini, yakni di Desa Matantimali, Desa Panasibaja, Desa Bolobia ataupun Desa Rondingo untuk melihat indahnya alam pedesaan di Palu. Desa-desa tersebut berada di daerah pegunungan dan didiami oleh suku Da’a yaitu sub etnis suku Kaili.

Bisa juga Anda pergi mengunjungi Desa Dombu untuk melihat rumah pohon khas Kota Palu. Sedangkan di Sou Raja, Anda dapat melihat rumah panggung yang merupakan peninggalan nenek moyang keluarga bangsawan suku Kaili. Sou Raja sendiri berarti Rumah Raja, sering juga disebut Banua Mbaso.

Bagi Anda yang tertarik mengunjungi museum Anda dapat mengunjungi Museum Sulawesi Tengah yang mempunyai berbagai koleksi geologi, biologi, etnografi, arkeologi, filologi dan juga seni. Museum Sulawesi Tengah sendiri terletak di Jalan Kemiri, atau arah menuju Pasar Tradisional Moderen Impres Manonda, Palu Barat.

Untuk anda yang tertantang dengan trekking dapat berkunjung ke daerah pegunungan Gawalise, dan mendaki di Gunung Gawalise tersebut. Atau jika ingin menikmati indahnya pemandangan pantai di malam hari, silahkan berkunjung ke Pantai Talise yang merupakan obyek wisata andalan Kota Palu. Di sini anda juga akan disajikan dengan berbagai kuliner.

Selain itu, salah satu tempat wisata alam yang mungkin bisa anda kunjungi selama berada di Palu adalah Taman Nasional Lore Rindu, yang merupakan obyek wisata perlindungan hayati. Di taman ini Anda dapat berinteraksi dengan berbagai macam fauna asli dari Sulawesi Tengah.

Ada pula tempat yang belakangan mulai jadi objek wisata favorit di pegunungan Matantimali, di sana anda bisa menyaksikan langsung indahnya Kota Palu, teluk hingga jejeran bukit sangat jelas terlihat dari sini. Tempat ini juga sering digunakan sebagai lokasi perlombaan paralayang.

Sementara itu, jika ingin menikmati pantai, Pantai Taipa bisa pula jadi pilihan, jarak pantai ini hanya 20 kilometer utara kota Palu. Dari Bandara Mutiara Palu untuk mencapai kawasan Wisata Taipa Beach hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Taipa memiliki pasir putih dan air laut yang jernih. Untuk menikmati pantai ini hanya dengan tarif masuk Rp 5000.

Pantai Taipa menawarkan keindahan dan pesona bawah laut yang menarik, wisatawan bisa bersnoorkeling ataupun diving keindahan terumbu karang dan ikan warna-warni sudah dapat terlihat hanya 50 meter dari bibir pantai. Bagi pencinta diving, kawasan ini juga memiliki spot-spot menarik untuk dinikmati, pantai ini juga menjadi tempat yang cocok, untuk bersantai dan rileks.

Selain itu, wisatawan juga akan dimanjakan dengan pemandangan elok Gunung Gawalise yang dapat terlihat dari kejauhan. Suburnya alam dengan pepohonan yang menghijau seakan membentuk gradasi warna dengan birunya langit dan air laut di Taipa Beach.

Beberapa fasilitas penunjang yang sudah dibangun dan dioperasikan adalah Cottage dan kolam renang. Dengan tarif di cottage sekitar Rp 500.000 per malam, jika kamu ingin menghemat kamu bisa bermalam di saung atau pendopo yang disediakan oleh pengelola dengan tarif sekitar Rp 100.000 per malam.

Untuk menuju Pantai Taipa, dari Bandara dapat menggunakan taksi, angkotan ataupun ojek. Dengan tarif yang cukup terjangkau. Untuk taksi (Argo) biasanya sebesar Rp 30.000 sedangkan untuk tarif angkot cukup dengan Rp 15.000. Sementara jika menggunakan ojek tarif yang dipatok sebesar Rp 25.000.

Selain Pantai Taipa, masih ada Tanjung Karang yang juga jadi andalan destinasi wisata laut di Sulawesi Tengah. Namun, untuk menuju lokasi ini membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit, karena lokasinya berada di Kota Donggala.

Nikmati Kuliner Khas Palu

Selain menikmati wisata alam dan budaya, anda juga sebaiknya menikmati salah satu makanan khas Palu yang paling banyak dikenal, yaitu kaledo. Kaledo adalah sejenis sup yang berisi tulang sapi yang dicampur dengan asam dan cabai. Kaledo paling banyak disantap bersama singkong rebus.

Ada juga sayur kelor (uta kelo) yang merupakan sayur khas tanah Kaili dengan bahan utamanya adalah daun kelor yang dimasak dengan santan ditambah dengan beberapa bahan tambahan lainnya. Anda harus mencobanya.

Untuk camilan, Anda bisa mencoba lalampa/gogos bakar. Makanan ini merupakan sejenis lemper yang terbuat dari pulut berisi racikan ikan dan bumbu yang dibungkus dengan daun pisang sehingga menghasilkan cita rasa gurih dan nikmat. Makanan ini sendiri paling banyak ditemui di daerah Toboli, Kabupaten Parigi.

Bagi anda yang sedang berada di Lokasi Sail Tomini, sebaiknya menyempatkan diri untuk menikmati Gurih dan lezatnya Lalampa.

Selain tempat wisata yang disebutkan di atas, masih banyak lagi tempat wisata lainnya yang tersembunyi di daerah ini yang perlu untuk dipromosikan dan diola secara baik oleh pemerintah.(ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: