Satu Tahanan Kabur Serahkan Diri

Palu – Satu dari sepuluh tahanan yang kabur dari rumah tahanan (rutan) Polda Sulawesi Tengah akhirnya menyerahkan diri, Selasa (22/9/2015), pagi.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Kasub Bid Penmas)  Polda Sulawesi Tengah, AKP Winarto kepada Metrosulawesi, Selasa (22/9/2015) mengatakan, tahanan kasus narkoba berinisial SP diantar oleh orang tuanya dari Desa Tonggolobibi, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala.

Winarto mengatakan, orang tua tersangka mengaku kaget melihat SP tiba-tiba muncul di rumahnya, Senin (21/9/2015) malam. Setelah mengetahui anaknya kabur dari tahanan, orang tua tersangka menasihati agar menyerahkan diri.

“Orang tuanya bilang, SP mengakui setelah berhasil keluar dari tahanan langsung mencari mobil ke kampunya, dan SP berhasil mendapat mobil tujuan Kabupaten Buol dengan sewa mobil senilai Rp 80 ribu,” katanya.

Sementara itu, sembilan tahanan lainnya kini masih dalam pengejaran. Winarto mengimbau kesembilan tahanan tersebut agar menyerahkan diri ke polisi.

“Kalau tidak menyerahkan diri, polisi akan melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai undang-undang,” kata Winarto.

Adapun sembilan tersangka yang belum ditangkap yakni Asril (tahanan Narkoba Polda Sulteng), Samuji, Afandi, Supriadi, Rahim Saleh, Andi Aco, Salim dan Arnol (masing-masing tahanan pencurian Polres Palu). Adapun satu orang yang telah menyerahkan diri yakni SP atau Samuel Paebang.

Seperti diberitakan sebelumnya Minggu (20/9/2015) sekitar pukul 01.00 Wita, sepuluh tahanan Polda Sulawesi Tengah kabur dengan cara menjebol plafon, kemudian melompat di seberang jalan.

Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigjen Pol Idham Azis sudah membentuk tim pengejaran tahanan yang kabur dari ruangan tahanan  Dittahti Polda Sulteng tersebut. Selain mengejar tahanan yang kabur, seluruh anggota jaga sampai komandan juga diperiksa terkait kaburnya tahanan.(ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: