Validasi Data Pemilih Tingkat PPS, KPUD Parmout Lakukan Monitoring

SULTENG POST – Sebagai upaya untuk mensukseskan pelaksanaan Pilgub Sulteng yang akan dilaksanakan bulan Desember mendatang, KPU Kabupaten Parmout melakukan monitoring validasi data pemilih jelang penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang direncanakan dilakukan pada bulan depan.

Hal itu diungkapkan Ketua KPUD Parmout, Amelia Idris, SE yang dihubungi Sulteng Post via telpon genggamnya, Senin (21/9).

Dia mengatakan, monitoring validasi data pemilih yang dilakukan pihaknya selama sehari diseluruh wilayah di Kabupaten Parmout, guna memastikan PPS yang ada bekerja dengan semaksimal mungkin.

Menurut dia, dalam proses validasi data pemilih, PPS harus memperbaiki kembali DPS yang sebelumnya telah ditetapkan beberapa waktu lalu. Perbaikan itu diantaranya, memastikan kembali apakah ada wajib pilih yang belum terdata, dan yang telah layak atau memenuhi syarat memilih.

“PPS harus melakukan validasi data pemilih sebelum tanggal 28 September mendatang. Sehingga, kami lakukan monitoring ini, untuk memastikan PPS melakukan tugasnya,” kata dia.

Dia mengimbau, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Parmout untuk ikut berpartisipasi dalam proses validasi yang dilakukan pihak penyelenggara, dengan ikut memastikan apakah nama mereka telah terdata dalam DPS yang telah ditetapkan.

Sehingga kata dia, pada pelaksanaan pemungutan suara 9 Desember mendatang, seluruh wajib pilih di Kabupaten Parmout dapat menggunakan hak suaranya.

“Dalam validasi itu, juga memastikan warga yang terdaftar di dua wilayah akan memilih di TPS mana,” tuturnya.

Selain itu kata dia, kegiatan monitoring yang dilakukan pihaknya juga untuk memantau pemasangan alat peraga kampanye masing-masing Kandidat di Pilgub Sulteng. Sebab, pemasangan baliho untuk setiap kandidat dibatasi hanya sebanyak lima baliho saja.

Amelia menjelaskan, pemasangan lima baliho tersebut mewakili lima Dapil yakni, untuk Kecamatan Torue di Desa Tolai, Kecamatan Parigi di Parigi, Kecamatan Tinombo di Desa Tinombo, Kecamatan Mepanga di Desa Kota Raya dan Kecamatan Moutong di Desa Moutong.

Sementara untuk pemasangan umbul-umbul tambahnya, disetiap Kecamatan, tergantung tim pemenangan berdasarkan hasil kesepakatan, dan mengacu kepada peraturan Bupati Parmout tentang lokasi kampanye.

“Kami juga melakukan monitoring alat peraga. Karena pemasangan baliho setiap kandidat dibatasi,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: