Titik Hutan Penyangga Belum Jelas

BANGGAI-Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Banggai Usman Suni mengaku kawasan yang masuk hutan penyangga kota belum jelas. Tidak jelasnya titik mana saja yang masuk hutan penyangga kota, dikarenakan belum ada Peraturan Bupati (Perbup) yang menerangkan kawasan yang masuk dalam hutan penyangga kota. Hal itu diutarakanya pada Banggai Raya (Tri Media Grup), usai pertemuan bersama Bupati Banggai HM Sofhian Mile, belum lama ini.

Walaupun belum dikeluarkanya Perbup yang mengatur titik yang masuk dalam kawasan hutan penyangga kota, Usman mengatakan ada Peraturan Daerah (Perda) yang menerangkan tentang hutan penyangga kota. Usman menyebutkan, hutan yang berada disepanjang bukit mulai dari Kecamatan Luwuk Utara sampai Kecamatan Luwuk Selatan, masuk hutan penyangga kota.

“Kalau Perbup belum ada, sehingga titik-titik mana saja yang dinamakan hutan penyangga belum jelas. Namun dalam Perda dijelaskan bahwa hutan yang memanjang dari Kecamatan Luwuk Utara sampai Luwuk Selatan, masuk dalam kawasan penyangga kota,” katanya.

Disinggung soal maraknya bangunan yang berdiri kawasan yang masuk hutan penyangga sebagaimana yang dijelaskan dalam Perda, Usman masih enggan mengomentarinya. Terlebih, dengan persoalan pengerukan material di Bukit Keles.

”Yang jelasnya dari dulu kawasan Bukit Keles dikenal dengan hutan penyangga kota,” cetusnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: