Kabut Asap Ganggu Penerbangan Bandara Mutiara SIS Aljufri
Seorang jurnalis sedang merekam dampak kabut asap di Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, Senin sore (21/9). Dua penerbangan batal mendarat di bandara ini dan kembali ke Makassar. (Foto : Patar)

Kabut Asap Ganggu Penerbangan Bandara Mutiara SIS Aljufri

PALU – Dampak asap akibat kebakaran hutan yang terus meluas, selain membuat pesawat gagal terbang dan mendarat, salah satu penerbangan Lion Air rute Makassar Palu terpaksa kembali ke Bandara Sultan Hasanudin atau Return to Base (RTB) Senin, (21/9/2015) kemarin.

“Sudah tiga hari kabut asap melanda Kota Palu. Tapi dua hari kemarin penerbangan masih normal dengan jarak pandang 5 KM. Untuk hari ini ada beberapa penerbangan yang terpaksa melakukan RTB,” kata Rasud Muhammad pelaksana harian Ka Bandara.

Pesawat dengan nomor penerbangan JT 852 ini seharusnya tiba di Kota Palu pukul 15.00 Wita namun pada saat berada di posisi lebih kurang 80 nautial mile (NM) atau sekitar 148 km dari Palu terpaksa kembali ke Makassar akibat jarak pandang sudah mencapai 1500 meter.

Ia menjelaskan jarak pandang yang normal harusnya 3200 meter.  Selain Lion Air yang terkena dampak kabut asap, maskapai penerbangan Garuda GA 608 tujuan Makasar – Palu terpaksa delay menunggu hingga jarak pandang kembali normal.

Hingga saat ini pihak bandara belum bisa memastikan kapan penerbangan akan kembali berjalan normal. “Untuk saat ini kami belum bisa memastikan kapan penerbangan akan berjalan normal,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: