Iklan Kampanye Di Media, Kandidat Dikenakan Sanksi Pembatalan

TOLI-TOLI-Divisi Sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tolitoli, Sulaiman Pajailani mengatakan, jika ditemukan iklan kampanye kandidat kepala daerah di media massa, maka pasangan calon (paslon) yang bersangkutan akan dikenakan sanksi tegas berupa pembatalan calon.

“Kalau ada laporan dan kami temukan pasangan calon yang memasang iklan di media cetak dan elektronik, maka kami akan menindak tegas paslon tersebut setelah ada laporan dari Panwas setempat,” jelas Sulaiman kepada Sulteng Post, Ahad (20/9).

Ia menambahkan, paslon yang sampai hari ini masih memasang iklan di media massa, akan ditindak sesuai aturan PKPU.

Menurutnya, setelah tahapan penurunan berbagai Alat Peraga Kampanye (APK) yang dilakukan oleh pihaknya beberapa waktu lalu, maka semua kandidat wajib mematuhi ketentuan yang berlaku.

Hal itu berdasarkan peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2015, pasal 68 ayat tiga tentang pelarangan paslon dan tim pemenangan calon memasang iklan kampanye di media cetak dan elektronik.

Sedangkan untuk sanksinya, lanjut Sulaiman tertuang dalam pasal 73 yakni sanksi pembatalan sebagai calon bupati dan wakil bupati, wali kota dan gubernur.

“Sanksinya itu sudah di atur di pasal 73 dimana pasangan calon yang melanggar diberikan waktu 1×24 jam, apabila di waktu tersebut pasangan tidak mengindahkan maka akan dikenakan sanksi pembatalan calon,” tegasnya.

Pihaknya mengimbau agar setiap kandidat dan masing-masing tim pemenangan memperhatikan larangan tersebut mengingat sanksinya yang sangat merugikan kandidat(SP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: