Bangkep Kurangi Kuota Pupuk

BANGKEP-Dinas Pertanian Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) mengurangi kuota pengadaan pupuk subsidi jenis NPK. Pengurangan itu disebabkan kurangnya peminat pupuk oleh petani Bangkep.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Sarana Prasarana Pertanian, Lusminy Moedadi kepada Banggai Raya (Tri Media Grup) kemarin di ruang kerjanya. Revisi berupa pengurangan pupuk dilakukan karena kurangnya kebutuhan petani, sehingga dinas melakukan pengurangan jatah pupuk jenis NPK sebanyak 57 ton.

“Sebelumnya kuota pupuk jenis NPK berdasarkan SK Bupati nomor 73 tentang alokasi kebutuhan pupuk bersubsidi tahun 2015, untuk kuota pupuk NPK sebanyak 157.600 kilogram, kemudian dilakukan revisi menjadi 100.600 kilogram, sehingga yang dikurangi sebanyak 57 ton,” tutur Lusminy.

Menurutnya, pengurangan kuota hanya pada pupuk jenis NPK. Sedangkan pupuk jenis Urea, SP 36, ZA, dan pupuk organik tidak dilakukan pengurangan kuota.

Selain karena kurangnya peminat, petani Bangkep juga masih mengalami kesulitan untuk membeli pupuk. Bangkep juga saat ini sangat membutuhkan adanya sub distributor, atau sebagai pemodal untuk menebus pupuk, sebab sampai sekarang belum ada distributor pupuk di daerah itu.

Untuk memperoleh pupuk, petani juga mengalami kesulitan biaya operasional, sebab penyaluran pupuk oleh pihak distributor hanya sampai di pelabuhan. Sementara untuk operasional ke kecamatan dan desa ditanggung oleh petani itu sendiri.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Kabupaten Bangkep sangat membutuhkan sub distributor pupuk subsidi.(SP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: