Penutupan Jalan Dikeluhkan Warga

TOLI-TOLI-Penutupan jalan protokol yang menjadi akses kendaraan roda dua maupun roda empat dikeluhkan sejumlah warga pengguna jalan raya yang melintasi di sejumlah jalan seputaran Kota Tolitoli. Pasalnya, sebagian kecil warga yang melakukan penutupan jalan untuk digunakan hajatan berupa pesta pernikahan dengan seenaknya menutup jalan.

Menurut Amin (33) Salah seorang warga Kelurahan Baru, dengan ditutupnya jalan hanya karena kegiatan hajatan masyarakat itu, warga yang melalui jalan tersebut terpaksa mengambil jalan memutar mencari jalan altenatif untuk sampai ketujuan.

“Penutupan jalan seperti itu sangat merugikan sebagian besar pengguna kendaraan, khususnya roda dua yang melintas dijalan tersebut, apalagi yang mengadakan acara itu sampai waktu 3 sampai 5 hari. Mereka menutup jalan tanpa memberikan sedikit ruang untuk para pengendara meskipun itu untuk ukuran jalan kendaraan roda dua,” ujar Amin kepada Rakyat Tolis, Kamis (17/9/2015)

Dia mengaku sangat menyayangkan pihak terkait yang seenaknya memberikan izin penggunaan jalan tanpa melakukan pemberitahuan, sebelum mengeluarkan izin terkait penutupan jalan kepada masyarakat yang ingin menutup jalan yang digunakan untuk hajatan pesta pernikahan. Akan tetapi dari satu sisi sangat membuat tidak nyaman para warga yang ingin melintasi jalan tersebut sehingga harus memutar kendarannya dan mencari jalan alternatif.

“Saya sangat kesal juga kepada tuan pesta yang seenaknya saja menutup jalan meskipun diberikan izin oleh pihak terkait, namun tidak memberikan ruang untuk lewat kendaraan khususnya roda dua ,’’ keluhnya.

Selain itu kata Amir, dia juga mengerti dan maklumi jika penutupan jalan tersebut terkait ada warga yang lagi berduka cita. Sebagai pengguna kendaraan roda dua dijalan raya sangat wajar untuk mencari jalan alternatif , meskipun agak sedikit terlambat untuk sampai ketujuan.

Dia berharap, kepada pihak terkait yang memberikan izin kepada warga untuk melakukan penutupan jalan ketika melaksanakan hajatan pernikahan , hendaknya harus memikirkan warga lain khususnya pengendara roda dua yang juga punya hak yang sama dalam menggunakan fasilitas jalan, walaupun ditutup total harus bisa di mengerti tentang izin penutupan jalan. Sehingga warga lain juga tidak merasa dirugikan akibat penutupan jalan tersebut.(SULTENGPOS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: