Mengangkat Tradisi Masyarakat Pesisir Lewat Tari Kolosal

SULTENG POST- Tradisi masyarakat pesisir di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, diangkat kembali dalam pentas tari kolosal “Tasi Gavu Bukekatuvu” (laut biru sumber kehidupan) yang melibatkan 70 penari dari siswa/siswi di daerah tersebut.

Pementasan itu dilakukan pada pembukaan Pekan Budaya dan Pariwisata Sulawesi Tengah ke-14 di pelataran lokasi acara puncak kegiatan Sail Tomini di Pantai Kayubura, Desa Pelawa Baru, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu.

Pementasan di atas lahan seluas setengah lapangan sepak bola itu memantik perhatian sekitar seribu pengunjung dari berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Kalimantan.

Penari massal tersebut mengekspresikan diri mereka dengan tari khas yang dikoreografikan Rudi Irawan, seorang pelatih seni tari dari Palu.

Dalam pementasan itu belasan pria mengenakan penutup kepala sirip ikan tuna berlari-lari memanggul jaring.

Seperti pelaut, mereka membuang jaring ke laut, lalu menariknya dengan hati-hati. Ekspresi mereka menggambarkan jaring tersebut sedang dipenuhi ikan.

Sementara puluhan perempuan dengan menancapkan daun nipa kering disanggul mereka, hingga menyerupai kipas, tampak berlari-lari membawa keramba kecil.

Setiap gerak dan langkah para penari itu diiringi musik khas nuansa tradisi hingga membuat penonton terkesimak.

Akhir cerita dari tari kolosal tersebut menggambarkan kegembiraan masyarakat nelayan setelah sukses menangkap ikan.

Para penonton pun dengan sigap mengabadikan rangkaian pementasan seremonial pembukaan Pekan Budaya dan Pariwisata Sulawesi Tengah ke 14.

“Dasar desain pakaian mereka itu terinspirasi dari adat Tomini yang sudah dimodifikasi,” kata Rudi Irawan.

Kemampuan tari siswa-siswi SMA dari berbagai sekolah tersebut hanya dilatih selama 14 hari.

“Selain latihan untuk pekan budaya mereka juga latihan untuk tari kolosal pada puncak acara Sail Tomini yang akan dihadiri Presiden Joko Widodo pada Sabtu (19/9),” kata Rudi.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Sudarto mengatakan generasi muda harus terus mengembangkan seni budaya berkualitas sehingga dapat mengantarkan Sulawesi Tengah menjadi daerah unggulan kunjungan wisatawan di Kawasan Timur Indonesia.

Pembukaan Pekan Budaya dan Pariwisata Sulteng ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang menadai dimulainya berbagai kegiatan terkait Sail Tomini 2015.

Sebelumnya pada Sabtu (12/9), Wagub Soedarto mencanangkan Gerakan Sadar Wisata dan Sapta Pesona, melepas Karnavasl Budaya Nusantara dan membuka Seminar sehari kesehatan penerbangan dan kedaruratan yang digelar Mabes TNI Angkatan Udara.ANT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: