Dewaruci Berlabuh di Perairan Teluk Tomini

SULTENG POST- Kapal Republik Indonesia ( KRI) Dewaruci masuk di perairan Teluk Tomini dan berlabuh didepan lokasi Sail Tomini Dusun Kayu Bura Desa Pelawa Baru, minyita banyak perhatian masyarakat. Keberadaan kapal buatan Jerman Barat itu, diketahui akan memeriakan hari puncak acara Sail Tomini 2015. Diketahui selama kapal KRI Dewaruci berada di Kabupaten Parmout akan melakukan open ship.

Komandan KRI Dewaruci, LTK.Widiyatmoko Baruno Aji mengatakan, kedatangan KRI Dewaruci di Kabupaten Pamout merupakan bentuk dukungan dalam memeriakan Sail Tomini. Kata dia, setiap perhelatan even Sail di seluruh Indonesia yang dilaksanakan tiap tahun itu, KRI Dewaruci selalu ditampilkan, bahkan kapal yang di buat tahun 1952 itu selalu terbuka untuk umum.

“Setiap Sail yang dilaksanakan oleh daerah mana saja di wilayah NKRI, KRI Dewaruci selalu siap mengahdirinya. Dan saat kapal ini sudah bersandar, selalu terbuka untuk umum karena kapal ini merupakan milik rakyat Indonesia,” kata Baruno saat Sulteng Post bertandang ke KRI Dewaruci, Minggu (13/9).

Ia mengatakan, KRI yang sudah berlabuh di perairan Teluk Tomini merupakan kesempatan bagi masyarakat Parmout untuk menambah wawasan tentang kapal tertua yang satu-satunya masih di miliki Indonesia.

Diungkapkannya, KRI Dewaruci hingga kini sudah dijadikan kapal latih bagi Taruna Akademi Angkatan Laut (TA-AL). Sehingga, kapal tesebut sangat cocok untuk dijadikan tempat menambah wawasan dalam dunia armada laut khsusnya bagi pelajar.

“Banyak hal-hal yang harus perlu di ketahui tentang KRI Dewaruci, dan sangat rugi sekali masyarakat jika tidak ikut berkunjung kesana, apalagi kami berikan kesempatan open ship bagi umum mulai pagi hingga jam 10 malam,” tuturnya.

Kepala Bappeda Parmout, Hamka Lagala mengatakan, KRI Dewaruci yang berlabuh di perairan Parigi, merupakan satu-satunya KRI yang tertua yang dimiliki pemerintah RI. Dua diantaranya yang satu produk yakni, kapal yang dimiliki Inggris dan Jerman, namun keduanya sudah tidak berfungsi lagi.

“Cuman kapal Dewaruci ini yang masih layak jalan, dua kapal lainnya yang dimiliki Jerman dan Inggris semuanya sudah tidak jalan. Ini kesempatan kita bertandang kesana, jadi sangat rugi sekali kalau torang tidak kesana,” tuturnya.

Sekedar diketahui KRI Dewaruci dibuat tahun 1952 digalangan kapal H.C.Stulchen dan Shon di kota hamburg Jerman Barat. Diluncurkan pada tanggal 24 januari 1953 dan di bawa berlayar ke Indonesia oleh Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) dibawa pimpinan kapten kapal A.F.H Roosenoh. Pada tanggla 1 Oktober 1953 KRI Dewaruci masuk dalam jajaran Armada RI dan resmi sebagai kapal latih Taruna Akademi Angkatan Laut yang berbasis di Surabaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: