Hingga Juli, Investasi Capai Rp21 Triliun

PALU-DARI Januari hingga Juli 2015, nilai investasi yang masuk di Kota Palu mencapai Rp21 Triliun. Hal ini dikatakan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Palu, Ichsan Hamzah SH Msi.

“Total investasi dari awal hingga pertengahan tahun mencapai Rp21 Triliun,” kata Ichsan, belum lama ini
Menurutnya, jumlah tersebut didominasi investor yang menanamkan modalnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Saat ini kita telah punya badan KEK, jadi investor yang ingin berinvestasi atau kerjasama menanam modal di Kota Palu melalui badan KEK itu,” katanya.

Sementara terkait penerbitan surat izin, Ichsan mengatakan pihaknya telah menerbitkan surat izin sebanyak 3210.
“Kita sudah terbitkan 3210 surat izin sejak Januari hingga Juli,” katanya.

Dia mengeatakan, dari semua pengurusan ijin baru maupun ijin perpanjangan yang dikeluarkan di dominasi Izin Membangun Bangunan (IMB) dan HO.

Lebih lanjut Ichsan mengatakan, jumlah tersebut belum mencapai setengahnya dari total surat izin yang dikeluarkan BP2T Kota Palu tahun 2014 yang mencapai 6630.

“Perbandingan penerbiatn surat izin sampai dengan Juli 2015 tidak mencapai setengah dari banyaknya ijin yang dikeluarkan pada tahun lalu,” katanya.

“Saya berharap masyarakat sadar akan pentingnya mempunyai ijin, baik mendirikan bangunan, usaha industri, penanaman modal hingga izin gangguan (HO}, agar kota ini bisa tertata rapi,” kata Ichsan menambahkan.

Apalgi saat ini kata Ichsan, BP2T sangat berkomitmen pada peningkatan pelayanan yang akuntabel, transparan, efektif, mudah serta sesuai hukum. Serta peningkatan SDM aparatur yang profesional dan pemanfaatan kemajuan teknologi.

“Jadi untuk bagian pelayanan perizinan tentunya kami mengutamakan kepuasan masyarakat dalam proses melakukan pengurusan ijin,” tutupnya.(SULTENGPOS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: