Pilkada Morut, KPU Mulai Pasang APK Pasangan Calon

SULTENG POST – KPU mulai memasang alat peraga berupa baliho, spanduk dan umbul – umbul empat pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Morowali Utara.

Divisi Sosialisasi, pendidikan pemilih dan SDM KPU Morowali Utara Yulmartin Taua Rabu (9/9/2015), mengatakan pemasangan alat peraga sudah sesuai dengan ketetapan KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan pemprov, pemkab/kota, perangkat kecamatan, hingga ke perangkat kelurahan dan pihak berwenang Kepolisian setempat serta aparat TNI berdasarkan keputusan nomor 24/kpts/KPU.Kab-024-433155/VIII/2015.

“Pilkada kali ini berbeda dengan sebelumnya. Alat peraga seperti spanduk, baliho dan umbul – umbul, dilakukan oleh KPU dan lokasinya pun ditentukan. Sebenarnya kami akan pasang 5 paslon, namun untuk paslon Sutrisno Sembiring-Kristina Parinsi belum selesai dicetak dan belum kami tetapkan maka alat peraga mereka belum dipajang” ujar mantan wartawan Mercusuar ini.

Sebagai simbolis, pemasangan alat peraga pertama kali dilakukan di lapangan sepak bola morokoa tepat disamping tribun, Keluarahan Kolonodale, Kecamatan Petasia. Sejumlah perwakilan maupun tim sukses empat Paslon menyaksikan pemasangan alat peraga.

Titin sapaan akrabnya menambahkan, pemasangan alat peraga akan dilakukan di tiga titik yakni lapangan sepak bola Morokoa. Pertigaan sekitar bagian utara pemakaman muslin Kelurahan Bahoue dan pertigaan jalan arah kantor DPRD setempat.

Di tiga titik tersebut, akan dipasangan baliho berukuran 2×3 meter dengan desain yang sama sesuai kiriman dari masing – masing pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati. Selain itu, KPU pun akan memasang umbul – umbul, pamflet dan spanduk di setiap kecamatan, 125 Kelurahan dan Desa Kabupaten Morowali Utara.

Ia mengatakan, ada 3 baliho untuk masing – masing pasangan calon yang dipasang di tiga titik kecamatan Petasia. Begitu pula dengan spanduk yang di setiap kelurahan dan desa. “Satu Paslon satu baliho. Baliho hanya dipasang disetiap ibukota kecamatan, sementara spanduk dipasang setiap desa dan kelurahan” sebutnya.

Pemasangan alat peraga tersebut, lanjutnya telah dilakukan koordinasi sebelumnya agar tidak merusak keindahan serta kebersihan kota.
“Pemasangan alat peraga ini telah dikoordinasikan. Jadi tidak sembarangan saja memasang dan jangan sampai ada yang dirugikan,” ujarnya.

Seluruh alat peraga tersebut akan dipasang oleh KPU sebagai bentuk sosialisasi hingga tanggal 5 Desember 2015. “Kita sudah mulai saat ini dan akan diperbanyak sesuai dengan ketentuan yang ada. Jadi, setiap calon tidak diperkenankan memasang spanduk dan baliho karena telah dilakukan oleh KPU,” tegasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: